Jakarta nurri@nurlianasyaf.com 0856-9529-3813 @ranurri Catfiz: @ranurri

Hanya Sebuah Diary ......

Rabu, 23 November 2016

Open Your Eyes - Indonesia Lawan Diabetes

Open Your Eyes, Indonesia Lawan Diabetes - Hari Diabetes nasional yang jatuh pada 14 November membuatku kembali merasa ditampar untuk kembali sadar dan membuka mata lebar-lebar dengan penyakit yang satu ini. Meskipun bukan penyakit menular, penyakit Diabetes Melitus atau yang biasa kita sebut dengan penyakit kencing manis ini wajib kita wasapadai. Apalagi kalau dalam sisilah keluarga ada yang mempunyai riwayat diabetes.

Penyakit turunan? Iya, bener! Kalau nenek-kakek, ibu-bapak, atau salah satu keluarga ada yang mengidap penyakit ini, tidak menutup kemungkinan bahwa kita, sebagai keluarganya juga bisa terkena penyakit ini. Duh, Bang! 

Ehtapi, gak usah terlalu takut. Asal kita membuka mata lebar-lebar dan mau mau berusaha untuk sehat, kita pasti bisa sehat! 



"Eyes On Diabetes" Sebuah tema dalam Simposium Hari Diabetes Sedunia juga semakin menyadarkanku bahwa mulai dari sekaranglah kita harus lebih membuka mata dengan penyakit diabetes. Inget, ya. Diabetes menduduki posisi ke-3 penyakit yang bisa menyebabkan kematian.

Acara yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan di JCC- Jakarta, pada 19 November 2016 mengedukasi kita untuk lebih pintar lagi menghadapi penyakit diabetes. Di sana juga, ada sebuah stand yang menyiapkan buku-buku panduan untuk sehat dan terhindar dari penyakit tidak menular, salah satunya diabetes.


Minimnya pengetahuan tentang penyakit diabetes memang menjadi salah satu penyebab utama penderita diabetes menjadi bertambah banyak. Makanya, kita harus kudu, mesti harus membuka mata, mengenal lebih dalam apa itu penyakit diabetes.


Apa sih penyakit diabetes? biar gampang dipahami, diabetes adalah kondisi di mana tubuh kelebihan glukosa darah.  Glukosa darah yang baik adalah <140mg/dl setelah makan, dan <100mg/dl saat puasa. Jika glukosa darah saat puasa ≥ 126 mg/dl atau  200mg/dl 2 jam setelah makan, itu tandanya tubuh sudah dikatakan dengan diabetes. Biasanya, gejala-gejala yang sering dirasakan adalah sering haus, lapar dan sering kencing. Kalau gejala itu sudah dirasakan, kemungkinan sudah mengalami diabetes sejak 6 tahun yang lalu. Makanya, jangan nunggu sampai ada gejala, ya. Yuk, cek glukosa darah!

Cegah, Obati, dan Lawan Diabetes
Ibuku adalah salah satu penderita diabetes dengan komplikasi penyakit jantung. Ya, aku sadar bahwa tidak menutup kemungkinan bahwa aku bisa terkena diabetes juga.  Tapi aku tau, dengan kesadaran sejak dini untuk menerapkan pola hidup sehat, kemungkinan itu juga bisa ditutup. Pun dengan kamu jua.


Cegah diabetes dari sekarang
Sedia payung sebelum hujan. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Aku yakin kamu tau itu. Nah, sebelum penyakit diabetes ini singgah dalam tubuh kita, kita harus mencegah penyakit ini. Gimana caranya? Gampang! Terapkan saja pola hidup CERDIK!

Cek kesehatan secara teratur
Enyahkan asap rokok
Rutin beraktifitas atau olah raga
Diet yang seimbang
Istirahat yang cukup
Kelola stres dengan baik

Obati diabetes dengan baik
Kamu tau apa yang paling membahayakan dari penyakit diabetes? Iya, bener! KOMPLIKASINYA.
Penyakit diabetes yang tidak diobati, diperhatikan atau diacuhkan begitu saja bisa menyebabkan komplikasi atau timbulnya penyakit lain, seperti: Stroke, Jantung, Kebutaan, Gagal Ginjal, dan lainnya.

Meskipun sampai saat ini belum ditemukan obatnya, penderita diabetes masih bisa menjalani hidup sehat seperti biasa asal dengan menjaga pola hidup sehat. Seperti pola hidup CERDIK, ya!

Lawan dengan semangat untuk sehat
Bagaimana melawan penyakit diabetes? Menerapkan pola hidup sehat? Iya, bener! Pola hidup sehat termasuk tidak memakan makanan yang bisa menaikan kadar glukosa darah. serta terus beraktifitas fisik secara teratur agar kadar glukosa darah bisa turun.

Dan yang lebih penting lagi, jangan berhenti untuk mengikuti pengobatan, baik dari dokter maupun herbal. Teruslah memantau atau memeriksa kadar glukosa darah dan konsultasi ke Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU), puskesmas atau layanan kesehatan lainnya.

Jangan lupa juga untuk terus mengikuti penyuluhan-penyuluhan penyakit diabetes agar bisa mendapat informasi atau banyak pengetahuan diabetes. 

Kebanyakan orang menganggap bahwa penyakit tidak menular masih "lebih baik" daripada penyakit menular. Tapi sebenarnya, keduanya sama-sama tidak ada baiknya. Bahkan saat ini, angka kematian lebih tinggi karena penyakit tidak menular.

Yuk, ah, Open Your Eyes untuk Indonesia lebih sehat dengan mencegah, obati dan lawan penyakit diabetes. Ajak keluarga dan teman-teman kita untuk CERDIK agar terhindar dari penyakit tidak menular, terutama diabetes.

Jumat, 18 November 2016

Kisah Tripod Mini yang Patah Dipemakaian Pertama

Kisah Tripod Mini yang Patah Dipemakaian Pertama - Kamu tau kan gimana rasanya  harus menghadapi kenyataan yang ternyata gak sesuai bayang-bayang dan harapan? Sakit banget, lho! Ditambah lagi kalau gak ada rasa ikhlas di hati kita. Duh, bisa mati bunuh diri kali? Apalagi kalau menghadapi kenyataan harus ditinggalkan seseorang yang kita sayang dan yang memberi banyak perubahan dalam hidupmu. Eh bukan. Bukan itu maksudnya. Kita mau ngomongin soal Tripod. Bukan Mantan!



Jadi ceritanya, hari itu, aku tergoda dengan diskonan belanja online di Lazada yang menawarkan sebuah Tripod Mini dengan harga cuma Rp. 11.000,- . Kebetulan nih, aku belum punya Tripod Mini. Terus juga Tripod ukuran normal yang aku beli sebelumnya di Lazada juga, kayaknya gak dapet Holder U-nya. Karena memang sepertinya aku membutuhkan holder, jadilah aku memesan Tripod Mini ini dengan tujuan awalnya mau ngambil Holdernya.

Eh tapi, diluar dugaan. Ternyata Tripod ukuran normal yang aku beli udah dapet holdernya juga. Wkwkwk

Orderan pun berhasil.

Setelah melewati masa penantian, beberapa hari setelahnya, di sebuah siang hari, aku yang lagi di kantor mendapat pemberitahuan kalau Tripod Mini yang aku beli di Lazada sudah sampai rumah. Duh, akhirnya! Jujur, aku semacam orang gak sabar yang pengen buru-buru balik ke rumah dan nyobain tripod baru itu. Akh, dasar norak! :(

Tapi alhamdulillahnya, aku gak sampai izin di kantor buat pulang cepet. Yekali gara-gara mau nyoba tripod doang sampe izin pulang cepet! Wkwkwkwk.........

Jam dinding gak berhenti berputar, dan, teenggg....... jam menunjukkan pukul 18:00 WIB. Gak mau membuang waktu, aku pun langsung minggat dari kantor buat OTW rumah. Usai berjuang dalam desakan-desakan hebat di dalam gerbong kereta wanita, akhirnya aku sampai rumah dengan selamat.

"Assalamuallaikum", pas sampai depan pintu rumah.
Lepas sepatu - cium tangan ibu -  masuk kamar - ngambil sebuah bungkusan kecil yang ada di meja.

Iya, sesampainya di rumah, tanpa membuang-buang waktu, langsung memenuhi hasrat penasaran dengan tripodnya.


Kesan pertama pas liat Tripod itu bagus. Ukurannya yang kecil bikin enak dibawa kemana-mana.
Ukuran kakinya sekitar 6cm. Tapi bisa dipanjangin lagi jadi 15cm. Kalau diukur seluruh badan, tripod ini punya tinggi sekitar 26cm. Tapi kalau tanpa dipanjangin, ukurannya cuma 10cm. Simpellah buat masuk tasnya.

Percobaan dengan tripod baru ini pun dimulai.

Karena holder-U dan bagian badan dan kakinya kakinya (apalah itu namanya) terpisah, sebelum menggunakan Tripod ini, kita harus memasang atau menyambungnya dulu. Gampang kok, tinggal masukin bulatan holder itu, trus putar aja sampai kenceng. Setelah semuanya nyatu, baru bisa digunakan. Holder U-nya itu, tempat buat hapenya. Sedangkan kakinya, buat penyangga biar gak jatuh. Kamu pasti tau ini lah. wkwkkw

Tripod udah terpasang sempurna. Secara default, posisi besinya lurus ke atas atau horizontal (buat posisi hapenya tiduran). Tapi di bagian "lehernya" terlihat ada celah kalau besinya bisa diputar ke samping kanan buat bikin hape jadi berdiri. Contohnya perhatikan gambar di bawah ini ya, Guys..

Nah, kejadian na'as itu terjadi pas aku lagi coba mutar besinya dari samping supaya lurus ke atas seperti semula. Pas lagi mau coba muter, besi itu memang agak keras, tapi sedikit kugunakan dengan tenaga supaya bisa , dan.....Plakkk......... besinya pun patah, membuat tripod ini terbelah menjadi 2 bagian!!!!


Ngeneesssss.................... Iya, gitu dah rasanya. Tapi jujur sih, pengen ketawa juga. Hahah
Tripod baru nyampe tadi siang, pulang kerja baru dicoba, eh langsung patah. Piye perasaanmu? Ya, meskipun harganya gak mahal, tapi tetep aja rasanya kayak kehilangan dia. Nyesek.

Awalnya pengen komplen ke penjualnya, tapi aku berpikir kembali bahwa mungkin ini terjadi karena kesalahanku sendiri. Terus juga ternyata memang gak ada garansi untuk Tripod ini. Hemm...

Setelah insiden ini terjadi, awalnya aku gak mau cerita sama orang rumah. Cuma curhat sama seorang temen lewat WA. Tapi daripada mereka nanti nanyain, akhirnya aku cerita juga. Berbagai pertanyaan pun dilontarkan. Kok bisa patah? Barangnya jelek kali? Harganya murah sih, dan apalah itu....
Kalau aku pribadi, punya jawabannya sendiri.

Kenapa bisa patah?
1. Karena ada rasa ketidaksabaran di awal.
Iya, kamu tau kan pas Tripod ini sampai di rumah, aku pengen buru-buru nyoba? Iya, ini ada kaitannya juga. Gitu sih menurutku. Hahah

2. Karena terlalu napsu.
Iya, akunya terlalu napsu pas muter besinya supaya lurus. Gak hati-hati, gak sabaran, dan gak mau pelan-pelan. 

3. Karena harganya murah?
Kalau menurut aku sih ya kualitas barang dengan harganya udah setara. Liat harga pasarannya, harganya sekitar Rp. 50.000.  Kalau dibilang barang murahan, tapi kenyataannya lumayan bagus kok Tripodnya. Dalam artian gak terlalu murahanlah. Mungkin ya memang penyebab patahnya karena akunya terlalu napsu pas muternya. Wkwkwk

Tapi yaudahlah. Semuanya udah berlalu. Tripodnya juga udah patah. Yang bisa dilakukan sekarang adalah berusaha nge-benerin, meski kalau pun bisa, gak akan kembali normal seperti semula. Tapi minimal bisa dipakelah.

Malam itu juga. Pulang kerja, bukannya makan, sholat, trus tidur, ini malah sibuk gituin Tripodnya. Iya, adek gak mau Tripodnya terbuang sia-sia, Bang!!!!

Utak-atik, utak-atik, bersama adik tersayang sampai jam 10 malem, belum ada tanda-tanda kalau Tripodnya bisa berfungsi. Tapi di otak ada sebuah ide buat lubang dibagian besi dalam selebar besi patahan, lalu melekatkan bagian yang patah dengan Lem. Namun pas dicoba, ternyata gak berhasil. wkwkkw...
Udahlah, ngantuk. Akhirnya tidur. 

Tapi keesokan harinya, ketika pulang kerja, adik kesayanganku memberikan kabar bahagia.

Aa: "Yang, tripodnya udah bisa tuh."
Me: "Sama Aa diapain, nih?"
Aa: "Aa lem aja pake powerblu. Tadi udah aa coba, udah bisa di hape Aa, cuma gak bisa diputer-puter lagi."

Tanpa basa-basi, aku pun langsung nyoba Tripod itu. Dan, oke............ bisa berfungsi dengan baik. Ya, meskipun masih rawan dan kudu hati-hati juga pakenya. 
Adikku ini emang the best lah pokoknya!


Intinya sih, kalau beli apa-apa, kita gak boleh kelewat seneng sampai gak sabaran. Trus juga kalau melakukan sesuatu harus hati-hati dan pakai perasaan. Eh tapi jangan pake perasaan terlalu dalem juga sih, nanti malah gak bisa move on. *ehgimana?

Cukup sekian kisah ini aku akhiri.

"Sampai jumpa di postingan berikutnya!"

Kamis, 17 November 2016

Wanita dalam Kerinduan

"Jika sepatu kaca ini pecah, maka persahabatan kita akan pecah juga"


Waktu benar-benar berlalu begitu cepat
Surat itu, ternyata sudah ditulis 8 tahun yang lalu
Kau ingat sebuah "pajangan" sepatu kaca yang kau beri untukku?
Iya, di hari itu
7 hari 8 tahun yang lalu, saat ulang tahunku.

Eh, bukan. Itu bukan kaca. Hanya seperti kristal mungkin
Tapi kita biasa menyebutnya sepatu kaca, kan?

Aku masih menyimpannya
Lengkap bersama dus dan surat yang kautulis untukku
Tenang, tidak ada bagian yang tergores apalagi pecah
Suratnya juga masih utuh
Tak ada bagian yang robek
Tulisanmu masih bisa kubaca dengan jelas
Hanya saja, kertasnya sudah mulai menguning

Aku masih menyimpan keduanya
Lengkap bersama memori ingatan bahwa ada ikatan antara kita dan sepatu kaca itu
Apa kauingat, kan?
Jika kaulupa, biar kuingatkan sekarang

Dalam suratmu itu, aku harus menjaga kedua sepatu kacanya
Jika salah satunya pecah, maka pecah juga persahabatan kita
Sekarang kau ingat itu kan?

Kadang aku ingin tertawa setiap mengingatnya
Bukankah ini terlalu berlebihan?
Menghubung-hubungkan sepatu kaca dengan persahabatan kita?
Iya-iya, aku tau, itu tak perlu diseriuskan
Tapi tetap, aku akan menjaganya
Demi sebuah kenangan hadiah darimu

Dear sahabat,
Apa kauingat, beberapa bulan setelah hadiah itu kauberikan, hubungan kita merenggang?
Kau lebih sering bersama mereka
Aku? Cukup memandangmu dari jauh
Tapi tak masalah
Kita masih berteman
Masih menyapa kala papasan di lorong sekolah

Dear sahabat,
8 tahun sudah berlalu
Perpisahan sekolah kita juga sudah 5 tahun yang lalu
Kau harus tau, surat dan sepatu kaca darimu masih kusimpan rapi
Seperti yang kuceritakan tadi

Tapi bagaimana dengan kita?
Terakhir aku melihatmu 4 tahun yang lalu
Setelah itu, kita tak pernah lagi bertemu
Aku juga tak bisa menghubungimu
Terakhir kutanya semua temanmu, tapi dia juga tak tau tentangmu

Dear sahabat,
Entah siapa yang salah
Entah siapa yang menjauh
Entah siapa yang melanggar amanah bahwa silaturahim harus tetap dijaga
Yang pasti, sedikit pun aku tidak bisa menemukan jejakmu sekarang
Apalagi mendengar kabar baikmu

Dear sahabat,
Aku merindukanmu
Lengkap bersama canda, tawa dan semua cerita tentang kita
Kau tak perlu khawatir
Kecewaku sudah kubuang jauh
Tak pernah ada rasa sedih apalagi benci
Yang ada hanya sebuah pinta untuk pertemuan kita yang selalu kupanjatkan padaNya

Dimana pun kamu
Semoga lindunganNya selalu menyertaimu

Salam rindu dariku yang mungkin hanya mantan sahabatmu




Aku merindukanmu
Sudirman, 17 November 2016

Senin, 31 Oktober 2016

Bersama Catfiz - Dari Mengapresiasikan sampai Jadi Kebutuhan

Bersama Catfiz, Dari Mengapresiasikan sampai Jadi Kebutuhan - Beberapa waktu lalu, aku pernah "terjebak" datang ke sebuah acara yang pesertanya hampir semuanya adalah seorang Programer, "anak IT"  atau orang-orang yang mengerti tentang luar dalam teknologi. Banyak diantara mereka yang pekerjaannya membuat sebuah aplikasi untuk perusahaan tempat mereka bekerja.

Di sana, mereka berbagi tentang pengalaman mereka dalam membuat aplikasi. Mulai dari menyusun kode-kodenya, sampai memasarkannya. Entah, ya, aku bukan menjadi bagian dari mereka yang mengerti seluk-beluk teknologi, jadi kurang paham istilah-istilah atau bahasa yang mereka gunakan dalam obrolan itu. Tapi yang aku tau pasti adalah untuk membuat sesuatu itu gak mudah. Apalagi sebuah layanan messenger, chatting, atau aplikasi buat ngobrol seperti BBM, Whats App, Telegram dan lainnya yang sudah mendunia.


Saat itu aku mikir betapa kerennya mereka yang menciptakan aplikasi-aplikasi itu. Sayangnya, sayang banget, aplikasi yang populer digunakan sekarang itu rata-rata bukan buatan atau produksi dari Indonesia. Lalu kapan ya Indonesia berkarya?



Sampai suatu ketika, ada seseorang yang memberitahuku kalau Indonesia juga aplikasi messenger, Loh!
Wow. buatan Indonesia? Kok aku baru tau? Ah, menyedihkan! Apalagi katanya aplikasi ini sudah ada sejak lama, sekitar 4 tahun yang lalu.

Semua berawal dari obrolan gak jelas sore itu. Tiba-tiba, teman bloggerku menyebut sebuah aplikasi yang bernama Catfiz. 

"Apa itu Catfiz?" Sebuah pertanyaan yang pasti akan diajukan semua orang yang baru mendengar suatu kata yang asing baginya. Iya, aku bertanya demikian ketika dia menyebut-nyebut Catfiz.

Sebelum dia menjelaskan apa itu Catfiz dia nyindir aku terlebih dahalu. "Pasti gak tau Catfiz kan. Padahal Catfiz itu buatan Indonesia, lho!
Jleb! Pribumi macam apa aku ini. Sebuah karya anak bangsa sendiri tidak kugunakan. Bahkan parahnya, aku tidak mengetahuinya. Maafkan aku! Tapi semua belum terlambat, kan?

"Jadi Catfiz itu apa?" Karena aku ingin lebih mengenal karya anak bangsa sendiri, aku pun terus medesaknya untuk menjawab pertanyaan itu.

"Catfiz itu aplikasi layanan untuk ngobrol atau aplikasi messenger seperti BBM atau Whats App gitu."

Setelah mendengar penjelasan itu, tanpa ragu dan gak mau nanya-nanya lagi, aku langsung download aplikasi Catfiz di Play Store yang ada di hape androidku.

Mengenal Catfiz Lebih Dekat
Tak kenal maka tak sayang. Gak afdol banget kalau menggunakan sesuatu tapi gak tau seluk-beluknya. Nah, demi sayang dengan Catfiz ini, aku mencari info tentang aplikasi ini dari berbagai media.

Messenger Catfiz dikenal dengan nama lain "Lele", Catfiz atau CF adalah aplikasi messenger dalam sistem operasi android yang merupakan hasil karya anak bangsa Indonesia. Iya, Catfiz adalah produk dalam negeri yang memang belum terlalu mendunia. Namun, sudah banyak juga masyarakat Indonesia yang mengenal dan menggunakan aplikasi ini. Terutama banget di kota Surabaya, kota tempat tinggal para Founder atau pencipta aplikasi ini.  Gak hanya di Indonesia juga, negara lain seperti Arab dan India sudah menggunakan Catfiz ini, lho. Makanya, Catfiz hadir dengan 3 pilihan bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Inggris dan Arab.

Terhitung sudah sekitar 70.000 pengguna yang menggunakan Catfiz pada awal tahun 2016. Pasti menuju akhir tahun ini sudah bertambah lebih banyak lagi, ya. 

Mengapa dinamakan Catfiz yang artinya Lele? Semua berawal dari diskusi di pinggir kolam ikan Lela. Lele termasuk ikan yang mudah berkembang biak, disukai banyak orang. Lele yang dalam bahasa Inggris adalah Catfish disulap menjadi Catfiz. Alasannya tentu untuk membawa dampak yang baik untuk CF dari waktu ke waktu. 

Kalau dengar kota Surabaya dan 10 November, aku jadi ingat Hari ulang tahunku Pahlawan. Nah, bersamaan dengan itu Catfiz mulai ada di Play Store. Tepatnya pada 10 November 2012. Hadirnya Catfiz di samakan dengan hari bersejarahnya kota Surabaya. Tapi, sebelum ada di Play Store, sudah banyak juga masyarakat, yang menggunakan CF melalui download dari situs resminya, https://www.catfiz.com/. Awal mulanya tentu aja  dari "orang dalam" Catfiz yang akhirnya menyebar ke masyarakat luas.

Sebenarnya, Catfiz memiliki usia yang hampir sama dengan aplikasi BBM, WA, atau Line. Namun perkembangannya tidak terlalu sepesat mereka. Jadi negara kita sendiri, kita malah lebih menggunakan produk luar negeri. Duh, yuk, sadar!


Sejak awal mula Catfiz hadir, CF sudah memiliki keunggulan aplikasi messenger yang mempunyai fitur pembaruan status/aktivitas yang bisa disukai atau komentar seperti media sosial facebook. Namun bentuknya lebih sederhana dan simpel.


Waktu berlalu dan membuat CF semakin berkembang. Yang tadinya masih versi beta, sekarang semakin melakukan pembaruan hingga versi 2.2. 

Apa yang Istimewa di Catfiz?
Sekitar awal bulan Agustus 2016 kemarin, untuk pertama kalinya aku bergabung di Catfiz. Saat itu, daftar teman yang ada di kontakku baru 3. Karena suatu hal, aku terpaksa absen dulu dari aplikasi ini, dan kembali menggunakan CF pada 19 Oktober 2016. Nah, saat ini aku baru mulai mengerti CF dan merasakan istimewanya Catfiz. Daftar teman dan grup CF juga mulai nambah. Hehhe

Kalau kamu menggunakan aplikasi ini, penggunanya akan mendapat NIC: Nomor Induk Catfiz (semacam pin BBM) dan username yang digunakan sebagai Identitas agar teman lain bisa menemukan akun CF kita dengan mudah.
Nih, akun Catfizku @RaNurri atau NIC: 8F9A13AE3F. Jangan lupa di Add dan Chat catfiz aku, ya :D

Untuk mengetahui Identitas kita ini, kita bisa melihatnya di bagian profil. Tampilan Profil kita ini ada dibagian kanan atas. Di sana, kita bisa mengatur melihat dan update status atau foto profil, mengetahui barcode id, username dan NIC, serta melakukan pengaturan untuk akun kita. 


Tampilan Profil @RaNurri


Di Catfiz, kita bisa berinteraksi dengan teman lewat update, like dan komentar di status



Salah satu yang membuatku merasa betah di Catfiz adalah adanya fitur bisa pajang status yang dilengkapi dengan sukai dan bisa berkomentar juga. Ini seru. lho! Jadi, CF ini semacam facebook yang bisa komen dan like, tapi sederhana dan simpel namun tetap terasa keseruannya.

Dengan adanya fitur ini, jadi ngerasa dekat dengan teman-teman CF yang ada di kontakku. Aku bisa melihat aktivitas mereka, termasuk apa yang mereka rasakan melalui pembaruannya. Aku juga kalau lagi iseng atau bete, jadi bikin status kemudian di komen dengan teman lain. Jadinya kita balas-balasan komen, atau bahkan ngobrol di status. Hehehe


Ada tempat penyimpanan data 


Namanya Fizzlink. Ini tempat penyimpanan data dalam aplikasi Catfiz. Kita bisa mengunggah file dengan format apa saja hingga kapasitasnya mencapai 500MB. Keunggulan Fizzlink yang menguntungkan kita banget, kalau kita unggah file, kita tidak akan mengeluarkan kuota internet lagi jika ingin membagikan file tersebut.  Jadi, makan kuotanya cuma pas pertama kali unggah aja.

Fizzlink ini bisa sangat bermanfaat kalau kita punya online shop. Sekali unggah file atau foto, bebas dibagikan kemana aja tanpa takut kuota abis. 

Gak ada iklan yang bersebaran
Aku jera dengan aplikasi yang di dalamnya bertaburan iklan. Misalnya BBM. Apalagi lagi iklannya ngeselin banget. Padahal gak mau buka iklan tersebut, tapi ada saat "trik" dari aplikasinya yang membuat aku terjebak masuk ke dalam iklan tersebut. Makanya, aku hanya pake BBM kalau lagi butuh aja. Aplikasi andalan aku saat ini cuma Whats App dan Catfiz. Alasannya tentu saja karena di dalamnya gak ada iklan dari pihak ketiga. 

Daripada kamu semakin penasaran dengan Catfiz, simak ulasan dan pengalamanku, yuk!

Hampir sama seperti aplikasi Whats App, untuk masuk ke aplikasi ini, kita hanya perlu memasukkan nomor telepon. Setelah itu, pihak CF akan mengirim kode verifikasi agar login sukses. Jika sudah masuk dalam aplikasi, baru setelahnya kita bisa mengatur email agar CF kita makin aman. 


Dari segi tampilan, Catfiz menjunjung tinggi warna merah putih. Tema ini bawaan dan gak bisa diganti. Desainnya sederhana, simpel dan enak dilihat. Ya, meskipun aku lebih suka yang biru-biru, aplikasi ini cukup memanjakan mata juga dengan warna merah putihnya.

Biar obrolan jadi lebih seru, gak ketinggalan Catfiz menyediakan emot-emot lucu seperti aplikasi lainnya. Tapi tetap mempunyai ciri khas sendiri. Entah, ya, aku merasa emotnya lebih lucu-lucu meskipun masih kala banyak dengan emot di aplikasi Whats App.
Selain emot, ada juga stiker kartu yang Indonesia bangetlah pokoknya. Mueeheheh

Selanjutnya, mari kita lihat yang ada di Catfiz!
:Pembaruan
Layaknya layanan obrolan pada umumnya, Catfiz ini memiliki Pembaruan atau yang biasa kita sebut beranda. Nah, di beranda ini, kita bisa melihat update-an status atau update foto profil dari teman-teman yang ada di kontak kita.
Seperti yang aku bilang tadi, di beranda ini, fiturnya mirip seperti facebook. Kita bisa berkomentar dan menyukai kiriman dari yang teman kita. 

Di kolom komentar pada status, kita bisa menggunakan kutipan agar membalas komennya terarah atau jelas untuk siapa. Jika ada suatu aktivitas dari status tersebut, misal ada yang komentar atau like, otomatis, status itu akan berada di paling atas.

::Obrolan
Di sini tempat kita untuk ngobrol atau mengirim pesan pribadi ke teman kita. Gak hanya pesan teks biasa, kita bisa mengirim file dengan berbagai tipe, bisa juga mengirim rekaman suara. Ciri khas Catfiz yang beda dari aplikasi messenger lainnya adalah adanya BLITZ!!! atau semacam PING!!! jika di aplikasi BBM.

:::Grup
Ngobrol berdua memang jadi lebih intim dan privat. Tapi ada kalanya kita ingin ngobrol bareng teman lebih dari satu, alias rame-rame biar tambah seru. Nah, kalau mau begini, berarti kita perlu membuat sebuah grup.

Bisa ngapain aja di grup?
Dibagian bawah kiri bawah dalam layar grup yang sudah di buka, ada opsi lampiran yang bisa kamu gunain untuk memasukkan berkas ke dalam grup.

So' kalau kamu ingin mengirim dokumen dalam sebuah layanan obrolan, Catfiz ini bisa sangat membantumu banget. Ngirim foto, video, audio, dan berkas-berkas lainnya bisa. Bahkan, di grup ini, kamu bisa mempromosikan akun CF temanmu. Ya, barangkali dia jomlo dan butuh jodoh. Bisa tuh di promosiin biar segera bertemu dengan jodohnya. *uhuks!

Minggir ke bagian kanan bawah, ada ikon emot yang kalau kita buka akan berisi emot-emot lucu yang bisa kita gunain buat bikin obrolan kita makin seru. Iya. Kalau menurut aku pribadi, sebuah obrolan dengan menggunakan emot itu jadi lebih berasa, karena emot itu kadang semakin membuat obrolan itu jadi seperti nyata.

Samping ikon emot, ada ikon seperti mic yang berfungsi kalau kita mau ngirim voice note atau rekam suara. Nah, ini nih yang makin bikin grup jadi seru. Kadang VN ini bisa kita gunain untuk merekam suara nyanyian dari salah satu member yang punya suara bagus.
Atau bermanfaat banget buat mereka yang capek atau males ngetik. Solusinya adalah ngomong aja, rekam, dan kirim!

Di bagian kanan atas, ada ikon 3 titik ke bawah yang merupakan opsi untuk nyeting grup. Mode hening itu berfungsi untuk mematikan notifikasi grup kalau memang aktivitas grup yang rame jadi bikin hape bunyi mulu. Nah, baiknya emang di heningkan aja. Selanjutnya juga dalam opsi ini, kita bisa menyimpan obrolan, menghapus obrolan, mengundang teman untuk bergabung juga, atau keluar grup.

Nah, kalau "Buat Pintasan" itu semacam pengatura supaya grup ini ada di layar depan hape kita. Jadi, kalau klik ikon grup yang udah ada di layar menu hape, kita akan langsung terhubung masuk ke dalam grup.

::::Teman
Tab selanjutnya, paling kanan, itu adalah fitur di mana kita bisa melihat daftar teman-teman yang ada di kontak kita. Untuk menambahkan teman, kita bisa menggunakan NIC, nomor telepon dan username. Atau bisa juga menggunakan undangan melalui media sosial.

Karena masih baru, daftar teman di CF aku masih baru 133 orang. Tapi dengan teman segitu, Catfizku udah lumayan rame obrolannya. Di berandaku juga gak pernah sepi dengan pembaruan status. Heheh

Yang Harus Kamu Tau di Catfiz
Sebagai pemula yang baru menggunakan sebuah aplikasi, kadang kita terlihat begitu awam, norak dan serba gak tau. Iya, itu aku banget. Tapi berkat bantuan teman yang sudah lebih dulu menggunakan Catfiz, sedikit demi sedikit aku jadi mulai tau dan mengerti, juga ditambah pengalaman setelah mengunakan CF. Baiklah, jadi hal-hal berikut ini wajib banget kamu tau.

1. Tanda Pesan Belum Terikiri, Terkirim dan Sudah dibaca.
Adakalanya kita gelisah menunggu balasan pesan yang telah dikirim. Lalu bertanya-tanya dan penasaran apakah pesan itu sudah sampai, sudah dibaca atau belum. Nah, untuk mengatasi itu semua, kita perlu tau tanda-tanda itu dalam obrolan di Catfiz.
  • Jika kamu mengirim pesan lalu ikon di pesan tersebut berbentuk amplop tertutup dan berwarna abu-abu, itu tandanya pesan yang kamu kirim masih pending alias belum sampai pada temanmu.
  • Jika ikonnya amplop tertutup, berubah warna menjadi hijau dan ada ceklis satu, berarti pesan sudah diterima, namun belum dibaca.
  • Jika ikon amplop berganti menjadi amplop terbuka, maka itu adalah tanda pesan sudah diterima dan dibaca. 
2. Lingkaran Biru pada Foto Profil Teman
Kalau kamu melihat lingkaran biru pada foto profil temanmu, itu adalah tanda bahwa ada aktivitas baru pada akun teman itu. Misalnya, dia update profil atau status baru, atau ada komentar dan like pada status barunya.

3. Ikon N warna biru 

Jika ada ikon huruf N berwarna biru, itu tandanya ada notif atau pemberitahuan seperti adanya pesan masuk, ada yang komentar atau sukai di status, atau ada permintaan pertemanan atau grup baru.

Kelebihan dan Kekurangan
Bicara soal kelebihan dan kekurangan, setiap aplikasi pasti memilikinya. Keunggulan Catfiz pasti sudah kamu tau dari penjelasan aku di atas. Nah, kalau soal kekurangannya, Catfiz ini masih belum mendunia, jadi penggunanya belum sebanyak aplikasi BBM, WA, atau Line. Makanya, yuk, kamu-kamu semua gunain Catfiz, biar produk buatan Indonesia ini bisa terkenal dan semakin banyak di gunakan.

Catfiz juga belum melengkapi aplikasinya dengan fitur panggilan telepon dan video call. Juga dalam aplikasi CF belum bisa mengirim Maps, atau lokasi. Kiranya, itu aja kekurangan yang aku rasakan banget.


Mengapa aku dan kamu harus menggunakan Catfiz?

Jika bukan dimulai dari kita, lalu siapa yang akan memulainya?
Awal mula menggunakan Catfiz tentu aja karena aku mau tau bagaimana hasil karya anak bangsa. Lalu beberapa hari kemudian diberitahu seorang teman kalau Catfiz sedang mengadakan Lomba Blog. Wah, iseng-iseng berhadiah. Kayaknya gak salah buat ikutan? Makanya jangan heran postingan ini baru dibuat pas H-1 deadline. Mueheheh... Sekalian ngasih tau ke kalian semua kalau ini lho, ada aplikasi messenger bernama Catfiz yang merupakan buatan asli Indonesia melalui postingan ini.

Berawal dari "ingin menghargai dan mengapresiasikan karya anak bangsa" inilah,  akhirnya Catfiz menjadi aplikasi kebutuhanku layaknya Whats App yang selalu aku gunakan setiap hari. Karena di Catfiz, aku merasakan banyak hal yang beda keseruannya. Aku mulai bertemu dengan orang-orang baru melalui interaksi "tidak sengaja" yang akhirnya membuat kami menjadi seperti teman. Juga berbagai info dari grup yang aku ikuti di Catfiz yang memberiku banyak pengetahuan yang tidak bisa aku dapatkan di aplikasi lain.


Di Catfiz ini, aku mengenal teman-teman yang sebagian besar dari wilayah Jawa dan kebanyakan dari Surabaya. Temanku yang sejauh ini aku kenal itu ada Mba Nana, Mas Rosyidi, Mba Bintang, Atuk, Mas Satria, Mba Julia, dan masih ada beberapa lagi. Termasuknya beberapa teman blog udah duduk manis di daftar teman Catfizku.

***

Memang gak bisa dipungkiri bahwa aplikasi yang satu ini belum terkenal di penjuru dunia, tapi semua ini tidak membuat Catfiz lemah apalagi menyerah. Terbukti Catfiz semakin memperbaiki diri agar semakin siap untuk bersaing dengan aplikasi lainnya, serta menujukkan jati dirinya sebagai Produk Indonesia. Ini nih yang membuatku jadi betah. Dia gak meniru aplikasi lain dan tetap menunjukkan ciri khasnya aplikasi Indonesia.


Kalau kamu baru tau Catfiz, segera download dan rasakan keseruannya, yuk! Cintai produk sendiri untuk menghargai karya anak bangsa untuk Indonesia yang lebih baik.




Sabtu, 29 Oktober 2016

Sedari Dini Sadari Penyakit Diabetes. Cegah, Obati dan Lawan!

Sedari Dini Sadari Penyakit Diabetes. Cegah, Obati dan Lawan!

"Bu, tehnya gak manis" 
Saya ingat, setiap kali minta dibuatkan teh manis oleh Ibu, saya selalu protes kalau tehnya kurang manis atau malah gak manis. Saat itu juga ibu selalu menjawab bahwa teh yang saya minum sudah pas manisnya.

"Dari sekarang dibiasain gak boleh terlalu manis." jawab Ibu.

Alasannya? Kamu pasti akan segera mengetahuinya.
Disela-sela segarnya menikmati teh manis buatan Ibu, Ibu berceritanya tentang tetangga sebelah yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit karena penyakit Diabetes. Baguslah tetangga sebelah memiliki asuransi kesehatan untuk menunjang biaya rumah sakit.

Yang aku tau, tetangga sebelah ini jarang bahkan tidak pernah sakit. Tapi dia selalu siaga dengan mengikuti Asuransi Kesehatan untuk berjaga-jaga ketika dia sakit. Emang sih, sakit itu suka datang tiba-tiba. Dan peran asuransi kesehatan yang kita ikuti jadi berharga banget. Dengan asuransi, kita bisa bebas atau gratia dari biaya pengobatan, sedang tanpa asuransi, kita bisa mengeluarkan uang ratusan bahkan jutaan rupiah untuk pengobatan.

Ibu juga melanjut ceritanya. Selain tetangga sebelah, ada juga sanak saudara yang menderita Diabetes. Keadaannya ada yang parah sampai setiap bulan harus cuci darah dan badannya mulai "habis" , kurus seperti tanpa daging. Ada pula saudara dekat yang beberapa waktu lalu meninggal karena penyakit Diabetes. Katanya parah karena komplikasinya.

Seketika itu aku sadar, wanita yang sedang bercerita di depanku adalah salah satu penyandang sakit diabetes juga. Oh Ibu.

Itulah salah satu alasan mengapa Ibu selalu mengingatkan saya gak mengkonsumsi makan dan minuman yang terlalu manis. Apalagi yang pake biang. Semakin dinasehati, saya semakin sadar bahwa memang saatnya saya menyadari tentang penyakit yang satu ini. Diabetes.

Ditengah kesadaran saya menjaga kesehatan dan mengikuti nasihat Ibu, Sun Life Finansial, salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa asuransi yang sudah berdiri sejak tahun 1995 mengadakan sebuah seminar bertemakan, "Cegah, Obati, dan Lawan Diabtes".
Wah, ini kok pas banget? dalam hati saya bahagia. Tanpa ada keraguan, saya mendatangi seminar itu. Berharap banyak pengetahuan yang bisa saya bawa pulang dan diterapkan untuk kesehatan saya, Ibu, Keluarga, Saudara, serta teman-teman.

Dalam Jumpa Blogger Sun Life kali ini, Sun Life menghadirkan Ibu Shierly, selaku perwakilan dari Sun Life Financial, dr. Lily S Sulistyowati, MM, perwakilan dari Penyakit Tidak Menular KemenKes RI, dan Prof. Sidartawan Soegondo, MD, PdD, F.A.C.E yang akan memaparkan jelas tentang penyakit diabtes.

Karena seminar ini, saya baru tau bahwa ternyata penyakit diabtes adalah penyakit yang berbahaya, masuk dalam kategori penyakit mematikan setelah penyakit Stroke dan Jantung. Yang lebih membahayakan lagi, banyak orang yang tidak menyadarinya akan penyakit ini.

Penyakit diabetes bukanlah penyakit yang menular, namun termasuk penyakit keturunan. Kita wajib waspada kalau dalam keluarga ada yang punya riwayat diabetes, karena 90% kita bisa menderita penyakit ini juga. Tapi kalau kita menjaga kesehatan dengan benar, kita bisa terbebas dari penyakit ini.

Apa sih diabetes itu?
Diabetes, lebih dikenal dengan penyakit kencing manis. Dikatakan begitu karena memang ternyata urine atau air kencing yang kita keluarkan dari dalam tubuh kita memang terasa manis. Itu karena kadar gula (glukosa) dalam darah terlalu tinggi yang menyebabkan gula tidak bisa dicerna dengan baik. Glukosa sangat penting bagi kesehatan kita karena merupakan sumber energi utama bagi otak maupun sel-sel yang membentuk otot serta jaringan pada tubuh kita. Namun jumlah yang terlalu banyak atau berlebihan membuat tidak baik juga.

Tubuh memproduksi insulin, suatu hormon yang dikeluarkan oleh pankreas, untuk memecah gula yang dikonsumsi dalam makanan. Penurunan produksi dan pemanfaatan insulin inilah yang akhirnya menyebabkan penyakit diabetes.

Kenali penyakit diabetes dari sekarang
Salah satu penyebab banyak orang yang terkena penyakit diabetes adalah karena kurangnya kesadaran mereka tentang penyakit ini. Dalam survei WHO, tahun 2015 sudah ada 415 juta orang dewasa dengan diabetes, dan naik 4x lipat dari 108 juta di tahun 1980. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah banyak hingga tahun 2040.

Ciri-ciri penyakit diabetes
Beberapa ciri-ciri penyakit diabetes yang harus kita tau:
  1. Sering merasa haus meskipun sudah minum banyak
  2. Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  3. Luka yang lama sembuh
  4. Sering merasa lelah
  5. Turunnya berat badan
  6. sering merasa lapar
  7. Luka yang lama sembuh
  8. Terdapat keton dalam air seni. Keton adalah produk sampingan dari metabolisme otot dan lemak yang terjadi ketika produksi insulin tidak cukup.
Penyebab diabetes
Penyebab datangnya suatu penyakit tentu saja karena kurangnya pola hidup sehat. Berikut ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang bisa menderita penyakit diabetes:

1. Karena kurangnya aktivitas fisik
Jaman sekarang, segalanya semakin mudah kita dapatkan. Yang tadinya membeli sayuran harus ke pasar, sekarang sudah bisa dipesan melalui teknologi di ponsel. Alat transportasi juga semakin hari semakin baru dan banyak.  Jika tadinya sering berjalan kaki, sekarang lebih suka duduk dalam bus. Jika tadinya sering berpergian ke pasar, sekarang tinggal diam saja menunggu di rumah. Hal ini yang membuat manusia menjadi malas dan akhirnya tidak banyak melakukan aktivitas fisik hingga akhirnya terserang penyakit.

2. Kurang konsumsi buah
Faktanya, saat ini masih banyak yang belum sadar bahwa mengkonsumsi buah dan sayuran adalah keharusan. Dalam sehari, setidaknya kita harus mengkonsumsinya 5 porsi. Minimnya kesadaran ini yang akhirnya membuat masyarakat menderinya berbagai macam penyakit, salah satunya adalah diabetes.

3. Minuman beralkohol dan rokok.
Kita pasti tau bagaimana rokok bisa merusak organ tubuh. Dan ternyata, rokok adalah salah satu penyebab kelebihan gula darah juga. Selain itu, tidak hanya memabukkan, konsumsi minuman beralkohol juga menjadi salah satu penyebab terjangkitnya penyakit diabetes.

Setelah tau penyebab diabetes yang aku sebutkan di atas, semoga kita makin sadar untuk menjaga tubuh, ya!

Penyakit Diabetes secara garis besar tidak bisa disembuhkan. Namun kita bisa mengantisipasinya dengan selalu menjaga kesehatan.

Gimana kalau cara mencegah diabetes?
Mencegah memang lebih baik daripada mengobati. Mencegah penyakit diabetes bisa kita mulai dari usia muda, bahkan kanak-kanak. Mulai dari sekarang, ubah pola hidup menjadi lebih sehat.

Cegah dengan makanan dan minuman
1. Konsumsi buah dan sayur minimal 5 porsi sehari.
2. Sebisa mungkin kurangi dan tekan konsumsi gula maksimal 4 sendok makan atau 50gram perhari
3. Hindari makanan manis dan berkarbonasi

Cegah dengan aktivitas fisik
Teratur melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, berjalan kaki, membersihkan rumah dengan upaya baik, benar, teratur dan terukur. Minimal 15 menit dan mengeluarkan keringat.

Cegah dengan diet sehat
Cara menjaga kesehatan yang baik juga dengan melakukan diet, terutama bagi orang dewasa. Saat diet, konsumsilah buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, sumber karbohidat lain seperti beras merah, gandum dan jagung.

Cegah dengan periksa kesehatan secara teratur
Dimulai dari berat badan, kita harus memantau bahwa berat badan kita tidak lebih dan tidak kurang. Tetap ideal dan tidak berisiko. Periksa juga tensi dan gula darah secara teratur, minimal 1 bulan sekali. Jika merasa biaya periksa kesehatan cukup mahal, maka daftarkan diri menjadi peserta asuransi kesehatan atau JKN.

Cegah dengan CERDIK
Cek Kesehatan dengan teratur
Enyahan asap rokok
Rajin Olahraga
Diet seimbang
Istirahat yang Cukup
Kelola Stres

Pentingnya menyadari penyakit diabetes sejak dini adalah sebuah kewajiban. Penyakit diabtes bukan hanya menyakut soal kesehatan, tapi juga berdampak buruk bagi penderita dan keluarga. Gimana enggak, untuk pengobatan diabetes tidak membutuhkan waktu dan uang yang sedikit. Apalagi kalau penderita sudah dalam tahap yang parah. Dari tahun 2010-2030, kerugian global dari GDP karena penyakit diabetes diestimasikan sekitar 1,7 triliun dolar. Penyakit diabetes gak hanya jadi isu dalam satu negara, tapi sudah menjadi mendunia dan pemangku kepentingan seperti pemerintah, lembaga kemasyarakatan, sektor swasta, termasuk Sun Life Financial dalam peranan Sun Bright memerhatikan masalah kesehatan masyarakat Indonesia.

Di tahun ini, WHO atau World Health Organization menjadikan diabetes sebagai tema kampanye Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada tanggal 7 April. Semoga dengan adanya pengetahuan ini membuat kita semakin sadar untuk terus menjaga kesehatan, terutama sadar akan penyakit diabetes sejak dini.

Yuk, jaga kesehatan!

Blog Archive

Popular Posts

Partner

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia