Hanya Sebuah Diary ......

Minggu, 19 Maret 2017

Food Garden: Tempat Seru di Jakarta Garden City - Cakung

Food Garden Tempat Seru di Jakarta Garden City, Cakung - Kabar gembira buat kalian yang suka kulineran. Ada tempat seru yang rekomen banget buat didatangin, nih! Iya-iya, namanya Food Garden yang berada di kawasan Jakarta Garden City -Cakung. Gak hanya jadi tempat makan yang nyaman, Food Garden juga bisa jadi tempat kumpul-kumpul dan narsis bareng! Huahahah



Apa yang kamu pikirkan kalau mendengar kata Cakung? Jujur sih, kalau mendengar nama itu, aku ingat ucapan teman-teman SMK yang mengartikan Cakung sebagai Cuaca Mendukung. Eh, cuaca mendukung? Entahlah maksudnya apa. Wkwkwkwk 

Jujur sih, ini adalah kali pertama kedatanganku ke Cakung. Dan dalam kunjungan pertama ini, aku pribadi jadi pengen datang lagi ke pelosoknya Jakarta ini. Terutama ke kawasan Jakarta Garden City.
Kalau kamu tanya Jakarta Garden City ini tempat apa, kamu cukup membayangkan kawasan BSD, Tangerang aja.

Iyaps, bener. Jakarta Garden City merupakan kawasan perumahan atau perkomplekan terbesar yang ada di Jakarta dengan konsep green living yang terbuka dengan tumbuhan hijaunya. JGC, dalam tahap pembangunanya, aku menjadikan kawasan ini serba ada dengan berbagai fasilitasnya. Perumahan/tempat tinggal. Mall, sekolah, Rumah Sakit dan lain-lainnya. Gak ketinggalan juga ada Food Garden. Tempat ini resmi dibuka pada 18 Maret 2017 dalam acara yang bertajuk March Fiesta.

Masih penasaran juga dengan Jakarta Garden City? Kamu bisa kepoin media sosialnya di:

FB Pages: Jakarta Garden City,
twitter @JKT_GardenCity
Instagram:  @jakartagardencity


Food Garden ini merupakan area tempat atau rumah makan yang menyajikan makanan kuliner nusantara maupun mancanegara. Di atas lahan seluas 1,7 Ha, Food Garden dibangun dengan konsep alfresco. Aku suka banget, ada ruang terbuka dengan hijau-hijau yang menyejukkan. Kita bisa merasakan makan di ruangan terbuka dengan pertunjukkan keren dari panggung hiburan juga.


Kuliner seru di Food Garden Jakarta Garden City, ada kurang lebih sekitar 19  tenant atau resto makan di sini. Ada Ayam Goreng Karawaci, Daeng Bersaudara Khas Bugis Makassar, Nasi Timbel Parahyangan, Kedai Bakso’ku, Soto Susu JG, Cwie Mie Malang, Sallero Rasso, Selera Nusantara, Rumah Rawon, Ayam Bebek Kremes dan Soto Kudus, Depot Karebosi,  Dapur Nyah Rita, K&A Restaurant, Ramen 38, Putra Kenanga, Brandt’s Atelier, Djabrew Cafe, Cafe Tok Tong, dan Publika.

Nah, dari sekian banyak tenant itu, aku memilih Dapur Nyah Rita sebagai tempat makan siangku. Dapur Nyah Rita ini menyajikan Bakso Ikan tanpa bahan pengawet dan tepung. Wihhh, enak banget deh, Gaes!


Ada banyak menu yang ditawarkan, aku memilihi menu Bakso Ikan paket 1. Dalam satu mangkuk yang aku makan, berisi 3 Bakso, 2 Fukian, 1 Fish Cake dan 1 Tahu Isi. Serta sayuran seperti sawi dan toge untuk pelengkapnya. Harga yang yang ditawarkan untuk seporsi bakso ikan ini juga gak terlalu mahal, cukup mengeluarkan uang Rp. 29.500 aja. Sedang air mineral Aqua gelas yang tersedia di meja bisa kita minum dengan gratis, Gaes. Wkwkwk...

Rasanya? Enak Banget! Rasanya seperti benar-benar makan bakso ikan (doang) tanpa campuran. Apalagi ketika bakso baru diantar oleh Mbak-mbaknya, aroma khas dari ikan yang agak-agak amis gitu langsung menusuk penciuman. Pas dimakan, rasanya pun sangat kenyal.

Aku sempat tanya sama Mbak-mbaknya, apa bakso ikan ini bisa diibeli mentahnyaa? Tapi ternyata gak bisa. Karena bakso ikan ini dibuat tanpa bahan pengawet dan campuran tepung. Jadi, benar-benar disajikan dengan fresh dan gak bisa dalam bungkusan gitu. Keren, ah! 

Selain tersedia panggung hiburan, Food Garden juga dilengkapi dengan fasilitas taman bermain anak, toilet, dan musholah. Gak ketinggalan juga lahan parkir yang super luas. So' kalau bawa kendaraan, gak usah bingung parkir dimana.

Kalau naik kendaraan umum, kita bisa sampai ke tempat ini menggunakan Commuterline atau kereta listrik Jabodetabek arah Bekasi. Turun di Stasiun Cakung, lalu melanjutkan perjalanan menuju lokasi dengan menggunakan ojek online seperti Grab, Gojek atau Uber. Jarak tempuh dari Stasiun ke Jakarta Garden City juga gak sampai 30 menit, kok.

Ohiya, Gaes. Aku seseruan di sini bersama teman-teman kece dari blogger juga. Sebelumnya kami gak janjian, takdir mempertemukan tanpa sengaja. Ketika aku sampai di lokasi, aku bertemu dengan Ka Manda. Lalu disusul Deya datang beberapa saat setelahnya. Dan, kami pun menikmati tempat ini bersama. Yeay!



Penasaran dengan kunjunganku pada sabtu, 18 Maret 2017 (kemarin) ke Food Garden, Jakarta Garden City-Cakung? Kamu bisa intip video singkatnya di Instagram aku @RaNurri, ya. :D

Sabtu, 18 Maret 2017, Food Garden di Jakarta Garden City-Cakung resmi dibuka, Gaes... Dalam peresmiannya ini, JGC mempersembahkan sebuah acara March Fiesta dengan menampilkan band performance, Stand Up Comedy dan Kids Story Telling Competition yang berlangsung pada 18-19 Maret 2017. Buat kamu yang mau seseruan, yuk jangan lewatkan moment ini. Apalagi buat kamu yang pecinta kuliner, rasakan sensasi serunya makan di Food Garden JGC. Kamu bisa makan dengan suasana indoor maupun outdoor yang dilengkapi panggung hiburan. Ada banyak diskon makan juga di area food yang bisa kamu dapatkan di March Fiesta @jakartagardencity - Cakung . Yuk, ke sini! Inget, ya. Food Garden yang berlokasi di Jakarta Garden City, Cakung. #MarchFiestaJGC #jakartagardencity #jakarta #jakartagardencitycakung #gardencitycakung #gardencity #marchfiesta #marchfiestafoodgarden #cakung
A post shared by Nurliana Syaf (@ranurri) on
Share:

Sabtu, 18 Maret 2017

Jakarta Juga Pantas Jadi Tempat Liburan Kamu

Kamu kapan ke Jakarta? Aku udah kangen banget sama kamu. Lama lho kita gak ketemu. Emang kamu gak kangen sama aku? Gak mau jalan-jalan berdua sama aku? Gak mau liat senja di tempat kali pertama kita ketemu? Gak mau menikmati glamornya  malam di pusat Jakarta? Gak mau liat ondel-ondel menari dengan gaya "keberatan badan"? Gak mau menikmati betapa romantisnya Danau Setu Babakan? Gak mau liat tingginya cintaku Monas? Gak mau mengunjungi kota tua bekas penjajahan dulu?

Iya, kira-kira begitulah ocehan kangen aku sama dia yang aku sayang. Laki-laki itu amat ngeselin. Setiap kali aku suruh dia datang ke Jakarta, dia selalu menolak. Malah aku yang disuruh dia buat datang ke kotanya. Katanya, di sini enak. Banyak gunung-gunungnya. Pemandangan alamanya juga indah dan lebih romantis, Sayang. Daripada di Jakarta, cuma ada macetnya doang.
Tapikan, emang eike cewek apaan? Masa eike yang nyamperin cowok? Mendinglah kalau aku nyamperin kamu, terus kamu nyamperin aku dan lalu kita bareng-bareng ketemu Pak Penghulu *halah.


Jakarta, kota besar yang satu ini memang sering kali disudutkan dengan berbagai permasalahannya. Kamu pasti tau banget kalau Jakarta itu terkenal dengan kemacetannya, sering banjir, banyak sampah dan kejahatan ada dimana-mana. Dan yang lagi tersorot banget, Jakarta lagi ramai dengan permasalahan Pilkada atau gubernur itu. Haaaaaaaaaa, gak usah inget itu!

Okelah. Sebagai wanita ber-KTP DKI Jakarta, aku mengakui itu. Jakarta emang penuh dengan kemacetan. Weekday, macet orang kantoran. Weekend, macet orang kondangan. Tapi kau harus ingat, Gaes, setiap daerah atau kota pasti punya plus dan minus-nya. Jakarta, memang banyak "direndahkan" oleh orang-orang, tapi percayalah bahwa Jakarta menyimpan banyak hal-hal keren juga yang bisa disanjung. Contohnya, Jakarta punya bayaran gaji kerja UMR yang sudah di atas 3juta. Makanya, banyak yang berlomba-lomba nyari kerja di Jakarta. Okelah, ini hanya dari sisi perekonomian. Lalu gimana kalau soal kebahagiaan hidup? Jangan salah, ah! Jakarta punya banyak tempat untuk kesenangan hidupmu.

Hidup Itu Harus Seimbang
Iya, iya. Aku tau, sebuah kota yang kaya akan keindahan alamnya emang lebih nyaman jika untuk jadi tempat liburan, apalagi untuk tempat tinggal menetap. Pun aku, lebih suka tinggal di daerah yang hijau-hijau, banyak sawah, pepohonan, sungai dan udaranya dingin. Tapi hidup itu harus seimbang. Seenak-enaknya tinggal di daerah "hutan kayu", lebih enak lagi kalau kamu sudah merasakan tinggal di "hutan besi" supaya hidup jadi seimbang dengan merasakan 2 tempat yang berbeda.

Iya, iya. Hutan Besi itu sebutan yang cocok buat Kota Jakarta. Karena di sini, Jakarta emang banyak bangunan besi-besi atau gedung-gedung tinggi pencakar langit. Besi, beton dan apalah itu.

Jakarta Juga Pantas Jadi Tempat Liburan Kamu
Aku gak mau menulis soal liburan di Monas atau daerah kota tua, tempat wisata yang biasa jadi ikonnya kota Jakarta. Ini udah hal biasa dan pasti kamu udah tau itu. Aku mau memberitahumu sebuah tempat yang mungkin belum kamu tau. Mungkin, ya. Kalau emang kamu udah tau, mari kita liburan kesana berdua.

Jakarta punya banyak tempat untuk dikunjungi. Kalau kamu bilang Jakarta cuma ada itu-itu aja dan macetnya doang, berarti mainmu kurang jauh. Makanya, sekarang kamu harus liburan ke beberapa tempat berikut ini:


1.Taman Budaya Tionghoa Indonesia



Lokasinya di Jakarta Bagian Timur, atau tepatnya di dalam Taman Mini Indonesia Indah. Untuk masuk ke dalam kawasan TMII, kita harus beli tiket masuk kurang lebih sekitar Rp. 10.000 /orang + Rp. 6.000 untuk bayar kendaraan bermotor. Kalau datang ke sini berdua sama kamu, kita cuma bayar bayar Rp. 26.000,- aja. Tapi, untuk masuk ke Taman Budaya Tionghoa Indonesia nya gratis. Murah kan, ya? Untuk sampai di sini, transportasi yang digunakan juga mudah banget. Makin mudah dan enak juga kalau pake Sewa Mobil di Jakarta

Taman Budaya Tionghoa Indonesia adalah sebuah taman yang menyuguhkan konsep bernuansa etnik budaya Tionghoa lengkap dengan segala pernak-pernih kampung cina. Bangunan-bangunannya berbentuk simetris dengan warna khas merah dan kuning emas.

Kenapa harus datang ke sini?
Fasilitas yang ada di sini bikin kita ke-cinaa-an banget. Penggambaran kebudayaan Tionghoanya kena banget. Ada patung Dewi Bulan, Patung Kwan Kong, Museum Laksamana Ceng Ho dan banyak lainnya. 


Yang bikin betah, Taman Budaya Tionghoa Indonesia ini memiliki suasana yang romantis. Apalagi kalau sore-sore sehabis hujan dan sepi. Duh, Bang! Lokasinya emang penuh dengan tumbuhan hijau yang menenangkan. Ditambah lagi ada danau yang begitu enak dipandang. Tersedia pula Gazebo atau tempat duduk beristirahat untuk menikmati Taman Budaya Tionghoa Indonesia ini.

Selain Taman Budaya Tionghoa Indonesia, ada banyak tempat wisata yang gak kalah keren di Taman Mini Indonesia Indah. Sekali datang ke sini, kita bisa merasakan "Keliling Indonesia" sekaligus. Karena di sini, ada anjungan-anjungan yang menggambarkan berbagai daerah di Indonesia.

2. Pulau Seribu

Bohong kalau Jakarta gak punya laut yang indah, karena laut di kepulauan seribu yang masih teradministrasi dalam kota Jakarta ini adalah bukti bahwa Jakarta juga cocok jadi tempat liburan kamu untuk menikmati birunya air laut. 



Tempat ini cocok buat liburan bareng keluarga. Apalagi buat liburan bareng pasangan. Aduh, kita bisa romantisan, Bang! Banyak spot-spot dan tempat menarik yang instagramable. Apalagi, pulau itu tidak terlepas dari sejarah masa penjajahan belanda sebelum merdeka. So' kita bisa liburan sambil belajar sejarah dengan tempat ini juga.

Di kepulauan seribu ini, banyak pulau-pulau indah yang harus dikunjungi seperti pulau bidadari, harapan, pramuka, tidung, kelor, cipir dan masih banyak pulau lainnya. 

3. Taman Impian Jaya Ancol

Warga Jakarta pasti kenal Taman Impian Jaya Ancol atau yang biasa disebut Ancol. Di sini, liburan kita jadi makin seru dengan wahana dan fasilitas-fasilitas yang ada di Taman Impian Jaya Ancol. Salah satunya ada Dunia Fantasi Ancol atau Dufan. Berbagai wahana permainan bisa kita nikmati. di Dufan. Mulai dari yang hanya untuk bersenang-senang sampai wahana uji keberanian. Yang paling hits banget biasa wahana Rollercoaster dan Histeria. Ada pula istana boneka yang menyajikan berbagai macam boneka, kolam renang Altantis yang dilengkapi berbagai wahana permainan. Kemudian ada sea world untuk melihat kehidupan bawah laut. Dan ada juga Alive Museum untuk menghidupkan imajinasi kita dalam lukisan 3D yang seolah-olah semua begitu nyata.


Gak hanya ada keseangan dengan wahana-wahana buatan manusia, tapi di Taman Impian Jaya Ancol juga, kita bisa menikmati indahnya Pantai Ancol. Ada beberapa wahana juga yang bisa kita nikmati di pantai ini.

Pantai atau laut dengan pemandangan pohon kelapa atau pepohonan rindang itu udah biasa. Kalau Pantai Ancol mah beda. Taman Impian Jaya Ancol menawarkan kita dengan pemandangan gedung-gedung tinggi dan bangunan-bangunan lainnya.


Di sarankan banget ke sini pas sore menjelang senja. Pemandangan yang keren tentu aja bisa kita dapatkan. Apalagi kalau kondisi pantai yang lagi sepi. Duh, makin romantislah suasanya dengan angin sepoi-sepoi juga.

Sekiranya 3 tempat ini aja yang cocok banget buat tempat liburan. Tapi jangan anggap cuma 3 itu aja, lho. Karena masih banyak tempat-tempat kece yang gak bisa aku sebutin sekarang. Misalnya kayak museum-museum untuk mengenal sejarah Indonesia. Setu Babakan yang merupakan wisata budaya betawi. Atau gak ketinggalan Monumen Nasional dan kota tua.

Liburan di Jakarta juga makin enjoy dengan tempat penginapan atau peristirahatan yang nyaman. Gak hanya kaya akan tempat wisatanya, Jakarta juga punya banyak tempat untuk menginap, lho. Dari yang harga menengah ke bawah, sampai menengah atas. Kita bisa pilih Hotel di Jakarta sesuai isi dompet aja.

Untuk mendapatkan tempat penginapan yang sesuai keinginan kita pun bisa di dapat dengan mudah. Gak usah nyari datang ke sana-sini. Bisa dipesan melalui online aja. Gak usah bingung pesan dimana, karena tiket.com bisa diakses dimana dan kapanpun sesuai yang kita butuhkan. Tinggal login, pilih yang kamu mau, pesan, bayar dan semua bisa sesuai yang kamu mau.

Hal lain yang membuat Jakarta  Pantas Jadi Tempat Liburan Kamu adalah kalau kamu bermalam atau menginap dibangunan bertingkat seperti hotel atau apartement, kamu bisa menikmati indahnya pemandangan Jakarta pemandangan gedung-gedung atau pemukiman warga. Apalagi saat malam hari, pemandangan makin indah dengan cahaya dari hutan besi itu.

So' gimana? Jakarta gak seseram kata orang-orang, kan? Sama seperti kota lainnya, Jakarta juga pantas jadi tempat liburan kamu. Jakarta menawarkan banyak tempat wisata dan kuliner. Biar hidupmu makin berwarna, yuk, liburan ke Jakarta. Tinggal dipilih kamu maunya kemana :D
Share:

Rabu, 15 Maret 2017

Tentang Kanan yang Lebih Baik dari Kiri

Lepas Magrib di Locadeco Kemang, Jakarta Selatan. Waktu menunjuk pukul 18:15 WIB. Ini adalah saat untuk umat muslim melaksanakan sholat Magrib. Azan telah berkumandang sekitar 20 menit yang lalu. Hari itu Minggu, 7 Agustus 2016. Aku menikmati weekend di tempat ini dengan aktivitas yang berbeda dari biasanya.

Laki-laki paruh baya yang tengah menunggu istrinya sholat itu duduk di sampingku dengan jarak sekitar 3 langkah kaki orang dewasa. Dia memecah keheningan magrib di depan sebuah ruangan kecil yang kami sebut "musholah". Ya, di sini memang hanya ada kami berdua.


"Maaf nih, Mbak. Kalau sunnah nabi itu, kalau apa-apa dimulai dari yang kanan. Kayak pake celana, pake sepatu~"

Aku melonggo. Meyakinkan diri bahwa laki-laki itu memang berbicara denganku. Ini kenapa? Pasti bukan tanpa alasan dia mengucap demikian, batinku tak diam..

Seketika mata langsung melirik ke bawah dan melihat................ Iya, ada kaki kiriku yang sudah dibalut kaos kaki dengan sepatu, dan kedua tangan tengah sibuk mengikat tali sepatu itu. Sedang kaki sebelah kananku masih "telanjang" tanpa kaos kaki dan sepatu. Iya. Dia seolah sedang mengingatkanku bahwa seharusnya, kaki kananku yang sudah terbalut sepatu.

Aku pun sadar.

"Ohiya, maaf, Pak.. Terima kasih sudah mengingatkan." jawabku sambil tersenyum malu.

"Iya, kan enak kalau ikutin sunnah nabi tuh, Mbak. Bukan apa-apa, kan memang kanan itu lebih baik daripada kiri." lanjut lelaki itu.

Karena sudah terlanjur basah, aku melanjutkan ritual ikat tali sepatu kiri itu. Lalu mulai memakaikan kaos kaki dan sepatu di kaki kanan hingga kedua kaki sudah berbalut rapi.

"Iya nih, Pak. Saya masih suka cuek kalau memulai sesuatu. Kadang dari kanan, kadang kiri. Next selalu dibiasakan memulai sesuatu dari kanan deh, Pak." ucapku sebelum berlalu meninggalkan tempat itu.
***
Ahiya. Memang sering kali kita melupakan hal-hal sederhana yang seharusnya sudah tertanam dalam diri kita. Teringat kembali nasihat Ibu yang sering mengingatkanku untuk selalu menggunakan kanan sebagai awalan. Apalagi kalau ngambil makanan dan minuman. "Pake tangan kanan, dong!"


Selain disebut-sebut lebih baik, tangan kanan juga mencerminkan sebuah kesopanan. Aku jadi ingat kejadian masa kecil waktu lagi beli jajan di dekat rumah Mbah. Waktu itu aku mengambil uang kembalian yang diberikan pemilik warung dengan tangan kiri. Dengan tampang jutek, pemilik warung itu menatapku dan tidak memberikan uang itu. Aku diam. Lalu dia berkata, "Ambilnya pake tangan bagus, dong." Kalau inget moment ini, rasanya pengen ngakak sendiri. Huahahah...
Tapi jujur sih, sebenarnya aku masih belum paham kenapa Kanan lebih baik dari kiri. :/

Sebuah aturan-aturan juga banyak yang memerintahkan kita untuk mendahulukan kanan daripada kiri. Contoh sederhananya ketika saat mau masuk kamar mandi. Langkah kaki saat memasuki kamar mandi disunnahkan dengan kaki kanan. Namun saat keluar kamar mandi, kaki kiri yang didahulukan.

Banyak tau kalau kanan lebih baik dari kiri, tapi gak bisa dipungkiri kalau kita masih sering mengabaikannya. Dan percayalah, ditegur oranglain yang mengingatkan kita tentang kebaikan adalah sebuah kebahagiaan. Jujur saja, masih sering terniang ucapan Bapak itu yang akhirnya bisa membuatku memulai segala sesuatu hampir dari atau dengan kanan. 

Mari perbaiki diri!!
Share:

Minggu, 12 Maret 2017

Cara Isi Saldo Go-Pay Gojek di BNI Mobile Banking

Gojek, salah satu aplikasi dengan berbagai layanan online ini menjadi favorit banyak kalangan. Mulai dari yang menengah ke bawah sampai menengah ke atas. Dengan banyaknya customer, Gojek pun semakin serius meningkatkan berbagai layanan supaya customernya makin betah. Ngerasa gitu gak?


Ah, iya. Layanan pembayaran jasa Gojek ini terbagi 2. Ada yang menggunakan transaksi cash atau uang tunai. Ada juga yang bisa menggunakan saldo kredit atau saldo yang tersimpan di akun dalam aplikasi gojek. Namanya Go-Pay, Guys!

Sekarang  ini, aku merasa Gojek sedang gencar-gencarnya melakukan peningkatan layanan Go-Pay dengan berbagai macam promo kalau menggunakan Go-Pay. So' makanya kita rajin-rajin isi saldo buat menikmati berbagai promosi yang ditawarkan.

Ada 2 metode untuk mengisi atau Top-Up saldo Go-Pay, yaitu dengan minta transfer dari si driver Go-Jek atau dengan transfer antar bank yang kita miliki. Salah satu metode isi saldo Go-Pay yang sering saya gunakan adalah melalui transfer dari Bank BNI.

Caranya Top-Up nya murah banget. Gak usah repot-repot ke ATM atau ke Bank-nya langsung. Karena belum lama ini, BNI Mobile Banking memperbarui fiturnya dengan menambahkan fitur Top-Up saldo Go-Pay Gojek.

Gimana caranya? Yuk, simak. Mudah banget, kok!

1. Buka aplikasi BNI Mobile Banking
Pastikan dulu kamu udah punya rekening Bank BNI dan sudah punya aplikasi Mobile Bankingnya. Login dengan userid dan mpin yang sudah kamu daftarkan.


2. Pilih Pembelian
Setelah berhasil login, pilih menu PEMBELIAN dengan icon keranjang belanja di sisi kanannya.


3. Pilih TOP UP GO-PAY
Dalam menu pembelian, kamu harus pilih  TOP UP GO-Pay Customer. Lalu pilih Top Up Go-Pay Customer. Karena kita di sini adalah sebagai customer Gojek atau penikmat layanan gojek.


4. Isi kelengkapan data
Selesai memilih, kita harus mengisi data-data yang diperlukan. 
Rekening debet. Pilih rekening yang ingin kita gunakan untuk membayar saldo go-paynya.
Layanan. Pilih layanan Gojek Customer. Karena kita adalah customer gojek. 
No Handphone. Isi nomor hp yang digunakan untuk mendaftar gojek.
Nominal. Isi berapa rupiah saldo yang kamu diisi untuk Go-Pay ya.
Aku gak tau berapa minimal isi transfernya, tapi aku pernah isi sebesar Rp. 10.000 aja. Hihihi


Setelah semua terisi, tekan Lanjut dan periksa kembali data


Kalau nomor handphone, nama rekening debet dan  nominal saldo sudah sesuai, masukkan password untuk melanjutkan transaksi kita.
Jika sudah, sila tekan Lanjut.

Transaksi Berhasil!!!


Kalau tampilanya sudah seperti gambar di atas, atau Transaksi Berhasil, tandanya saldo Go-Pay kita sudah terisi. Gak pake lama, pengamalan aku Top Up, dananya langsung masuk tanda pending.

Ya gitu deh, isi Go-Pay dari transfer bank sekarang gak susah lagi. Udah simple bisa dari BNI Mobile Banking. Transaksi di aplikasi Gojek menggunakan Go-Pay juga banyak banget untungnya. Ada banyak diskon bahkan gratisan. Iya, yang aku dapetin sih gitu.

So' gimana? Mudah banget, kan? :)
Share:

Sabtu, 04 Maret 2017

Memanusiakan Manusia bersama ACT

Memanusiakan Manusia bersama ACT - “Ada 28,59 juta penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan, hidup serba kekurangan terutama dalam memenuhi pangan.  Aksi Cepat Tanggap melalui program Sedekah Pangan secara regular mendistribusikan berbagai paket bantuan pangan ke penjuru negeri hingga mancanegara.”


Sabtu, 25 Februari 2017, ada kebahagiaan tersendiri bagiku karena bisa hadir dalam Gathering bertema “Ngobrol Kemanusiaan” bersama ACT atau Aksi Cepat Tanggap. Jujur sih, sebelumnya aku sering mendengar kata ACT, tapi gak tau persis apa itu ACT. Yang aku tau, ACT adalah sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang sosial.

Yang ada dipikiranku juga, ACT adalah sebuah organisasi “biasa” yang menyalurkan bantuan-bantuan sosial di beberapa kota Indonesia. Namun aku salah. Setelah mendengar paparan Pak Ahyudin, selaku Presiden ACT, ternyata Aksi Cepat Tanggap bukanlah sebuah organisasi biasa.

Memiliki sebanyak 152.500 Volunteers, 128.120 Donatur dan 67 target countries, partnerships & representatives tentunya sudah menjadikan Aksi Cepat Tanggap, Care For Humanity yang sangat luar biasa. Terlebih lagi sudah ada 22.758.375 bantuan yang disalurkan oleh ACT. Subhanllah banget kan?

Alhamdulillah, Pak Ahyudin bercerita dalam sesi sharingnya bahwa ACT selalu ada dan membantu meringkan beban mereka dalam setiap musibah yang terjadi di Indonesia maupun mancanegara.
Tidak hanya itu saja, ACT mempunyai program Membantu Wanita Kepala Keluarga untuk menghidupi dirinya dan anak-anaknya. Wanita-wanita ini adalah wanita yang tidak mempunyai suami. Baik korban perceraian maupun ditinggal suaminya meninggal.

Mengedukasi dan menyadarkan kita perlunya membantu mereka, itulah yang membuatku bangga dengan ACT. Aksi Cepat Tanggap berbeda, Tidak terang-terangan dan memaksa “meminta uang kita” untuk ikut membantu mereka yang sedang sedang ditimpa musibah.

“Dalam Kemanusiaan, yang membantu harusnya lebih banyak dari yang dibantu. Sebesar apapun masalah kemanusiaan, tidak akan terselesaikan jika dalam negara itu ingin menanganinya sendiri. Di sinilah perlunya kita bergotong royong untuk membantu menyelesaikannya.


Visinya menjadi organisasi kemanusiaan global profesional berbasis kedermawanan dan kerelawanan masyarakat global untuk mewujudkan peradaban dunia yang lebih baik sukses membuat Aksi Cepat Tanggap menjadi organisasi atau lembaga yang mampu memberikan kehidupan yang lebih baik untuk mereka yang membutuhkan.

Iya, benar. Dengan berdonasi www.act.id , kita sudah ikut membantu mereka menyambung hidup mereka. ACT dalam akun sosial FB: AksiCepatTanggap atau IG/Twitter: @ACTforHumanity turut serta membagi keceriaan mereka.

Kepedulian ACT dalam membantu dan meringankan beban mereka tidak hanya sebatas dalam negeri saja, tapi sudah meluas sampai ke Afrika, Afghanistan, Gaza bahkan ke Suriah yang masih tercekat konflilk. ACT bersama GlobalWakaf.com  yang menerima Wakaf Pangan, Wakaf Ekonomi, Wakaf Pendidian, Wakaf Uang, sampai Wakaf Kesehatan. GlobalQurban.com, yang menyalurkan daging Qurban ke berbagai penjuru dunia, dan SedekahPangan.com yang membantu menghapuskan kelaparan.

Hal lain yang membuatku bangga dengan ACT adalah dengan berdirinya sebuah Minimarket Sodaqo yang berkonsep sedekah dengan unsur ibadah. 30 persen keuntungan dari minimarket ini akan diberikan untuk para dhuafa, anak yatim, dan penyandang cacat.


Aku pernah berbelanja di minimarket ini. Harga yang ditawarkan lebih ekonomis. Kalau dibandingkan dengan minimarket lain, Minimarket Sodaqo lebih murah dari minimarket lainnya. Perbedaannya mencapai Rp.  10.000-15.000 dari yang aku lihat sekilas.





Ngobrol Kemanusiaan hari itu berakhir dengan bahagia. Alhamdulillah, aku jadi semakin sadar bahwa memang, membantu mereka yang membutuhkan adalah sebuah kewajiban. Tidak hanya bermanfaat untuk mereka, tapi bermanfaat pula untuk diri kita sebagai tabungan amal dunia akhirat.

Alhamdulillah pula, dalam kesempatan hari ini, aku diberi rezeki voucer belanja di Minimarket Sodaqo dan sebuah handphone microsoft. Sungguh bahagia yang tak terkira rasanya.

Sebuah doa dari hati terdalam. Semoga ACT atau Aksi Cepat Tanggap menjadi lembaga atau organisasi yang selalu amanah, menyelamatkan dan memberi kebahagiaan dalam kehidupan banyak orang. Membuat mereka tersenyum dan mengurangi angka kelaparan dan kemiskinan. Tentunya tidak terlepas dari orang-orang mulia (insha allah, seperti kita) yang mau menyisihkan hartanya untuk meringankan beban mereka. 

"Dalam masalah kemanusiaan, yang membantu harus lebih banyak dari yang dibantu"
Semoga kita termasuk dalam orang-orang yang selalu membantu mereka.
Aamiin
Share:
Scroll To Top