Hanya Sebuah Diary ......

Rabu, 18 Januari 2017

3 Hal Buat Kita Intropeksi Diri

3 Hal buat kita intropeksi diri - Kadang, kita menganggap bahwa diri kita adalah orang baik. Tapi, suatu hari kita akan menganggap diri kita sebagai manusia yang penuh dosa. Pernah begitu? atau malah sering? Huahahha....

Banyak hal yang kadang membuat kita sering lupa diri. Di sini nih, kita akan merasa jadi manusia sempurna dan lupa dengan kekurangan yang kita punya. Lupa diri itu lebih sering disebabkan karena kita gak mengintropeksi diri alias gak melakukan pengamatan kalau diri kita udah baik atau belum...

Dalam postingan kali ini, mari simak 3 hal sederhana yang bisa buat kita intropeksi diri.


1. Dari Kelakuan Teman
Setiap orang mempunyai sifatnya masing-masing. Ada yang baik, ada pula yang buruk. Saat melihat kelakuan teman yang tidak baik, contoh sederhana, misalnya gak mau membantu teman lain yang sedang kesulitan, biasanya pikiran akan melayang-layang menilai apa yang sedang terjadi sekarang. Lalu berpikir, "Bagaimana jika yang kesulitan adalah aku? Bagaimana rasanya tidak mendapat pertolongan?" menyedihan pasti. Hingga hati akan berbisik untuk mengingatkan diri kita agar tidak mencontoh perilaku teman yang tidak baik itu.

Ada juga teman yang baik hati. Dia rela menyisihkan uang yang dia punya, untuk seseorang yang bahkan gak dia kenal guna membantu orang tersebut keluar dari masalah yang dihadapinya. Padahal, dia hanya memiliki uang yang pas-pasan
Kalau kamu jadi dia, kamu rela gak? 

Aku ini tipe orang yang suka memerhatikan orang lain. Baik buruknya dia. Maka, ketika melihat suatu kejadian, aku langsung mengintropeksi diri. Ya, meskipun masih banyak keburukan yang ada dalam diriku ini.

2. Kata-kata motivasi
Biasanya, kata-kata motivasi bisa sukses membuat kita berintropeksi diri. Ketika membaca sebuah kalimat yang "ngena", pikiranku jadi bekerja keras. Berpikir apakah kalimat itu benar atau tidak. Berpikir apakah aku sudah melakukan hal itu atau belum. Ketika diri tersadar, saat itu kita telah berhasil mengoreksi diri.

3. Fitur kenangan di Facebook
Jujur sih, sebelumnya aku kesel banget dengan fitur kenangan yang ada di facebook ini. Pas fitur ini baru muncul, aku sering melihat kembali status-status yang pernah aku update tahun lalu atau di masa lalu, sekitar satu sampai sekian tahun gitu lah..

Status-status itu otomatis langsung membawaku kembali ke masa lalu, mengingat kalau aku dulu nulis ini karena si ini. Dan  dari itu semua, tentu aja aku kembali mengingat sosok cinta pertamaku. Akhirnya aku gak mau lagi buka kenangan itu. Sabodolah aku nulis apa di masa lalu. Aku gak mau nengok lagi ke belakang lagi.

Tapi sekarang aku baru sadar. Ternyata fitur kenangan itu sangat bagus untuk bahan pengamatanku yang dulu dan yang sekarang. Semua hal-hal buruk yang aku pernah tulis menyadarkanku bahwa hal itu tidak seharusnya aku tulis. Apalagi di media sosial dan dibaca banyak orang.



Dan yang paling ngena adalah, fitur kenangan di facebook mengingatkanku beberapa hal baik yang dulu aku teguhkan dalam diriku namun sekarang aku lupakan begitu saja. Ya Allah, maafkan aku ini!

Kita memang gak boleh melangkah mundur ke belakang. Tapi adakalanya kita harus mengingat kembali apa saja kebaikan dan keburukan yang pernah kita lakukan. Jika itu buruk, kita harus cepat memperbaikinya dan jangan sampai terulang lagi. Jika itu baik, kita harus mempertahankan bahkan menjadi yang lebih baik lagi.

Kalau buat kamu, hal apa nih yang paling mantab buat kamu intropeksi diri?
Share:

Minggu, 15 Januari 2017

200 Hari Bersama Xiaomi Mi4

Lelah dengan merk HP bahasa jawa yang semakin hari semakin gak bisa diandalkan, mengganti smartphone adalah pilihan yang terbaik. Dan kebetulan banget, saat-saat lelah itu dapet rezeki mendadak yang akhirnya bisa beli HP baru. Yap, hari itu, Rabu 29 Juni 2016 saya mencoba move on ke Merk HP China bernama Xiaomi.

HP inceran saya sebenarnya adalah Asus Zenfone 2 selfie dan laser. Tapi, karena isi dompet gak mencukupi, terpaksa harus beli HP merk lain. Melihat speknya lumayan oke dan harganya cukup bersahabat, akhirnya pilihan itu jatuh pada HP Xiaomi Mi4 (Mi 4W)



Beberapa keunggulan yang memikat



Dibekali dengan RAM 3GB dan memori internal 16GB dua hal yang membuat saya memutuskan untuk memilihnya. Yap, kapasitas ini terbilang cukup besar, apalagi kalau dibandingkan dengan HP saya yang sebelumnya. Layarnya juga sebesar 5 inch dengan resolusi 1080 x 1920 piksel berjenis LCD IPS.

Body-nya oke punya. Berdimensi 139.2 x 68.5 x 8.9 mm dengan bahan metal yang terkesan mewah, elegan dan gak terlalu tebal membuat HP ini lumayan enak buat digenggam atau buat mejeng.  



Gak hanya tampilan luarnya, HP ini juga dibekali dengan MIUI yang membuat tampilan antarmukanya menjadi lebih cantik dan enak dipandang. Supaya makin betah bermain HP, kita bisa menggunakan tema tampilan kesukaan kita. Kayak saya nih, biasa memasang tema yang semuanya serba biru :D

Pengalaman pemakaian yang menyenangkan
Selama pemakaian 200 hari, terhitung MIUI telah melakukan update atau pembaruan kalau gak salah ingat udah sebanyak 3x. Pembaruan ini menjadikan tampilan HP lebih bagus dan bagus lagi. Ada juga tambahan beberapa fitur yang semakin mendukung untuk multi talksing.

Yang paling aku suka, HP ini dilengkapi dengan Led notifikasi dibagian bawah yang akan menyala-nyala dengan warna berbeda per aplikasinya. Jadi kita tau, kalau lampu nyala berwarna biru tandanya ada panggilan masuk tak terjawab. Warna merah ada pesan masuk. Warna putih ada pesan masuk atau notif di aplikasi WA. Warna ungu ada notif BBM. Atau warna kuning tanda ada notif di aplikasi Gmail. Semua warna tergantung pengaturan yang kita atur.

Ada juga lampu senter yang bisa "on terus" saat HP digunakan untuk aktivitas apapun. Termasuk saat mengambil gambar (jadi bisa menjadi sinar kamera tanpa menyalakan flash saat gelap).

Saat menggunakan aplikasi juga cepat dan gak lemot. Kita bisa menikmati aplikasi dengan nyaman tanpa lola.

Pencahayaan layar atau Auto-brightness HP ini juga aku suka banget. Dalam keadaan gelap, cahayanya akan meredup seredupnya. Yang begini nih jadi gak terlalu merusak mata Pun kalau di tempat terang, cahaya sinarnya akan bertambah dan gak menyulitkan kita bermain HP.  Dan ini semua berganti otomatis.

Apalagi soal kameranya. Dilengkapi dengan fitur Autofocus, LED flash, 1/3” sensor size, 1.12┬Ám pixel size, geo tagging, touch focus, face/smile detection, panorama, HDR, kamera ini lumayan bisa diandalkan buat fotografi ala-ala gue. Kamera belakang yang memiliki 13 Megapixel ini menghasilkan gambar yang cukup jernih. Kecepatan mengambil gambarnya juga oke. 
Beberapa contoh hasil potret kamera Xioami Mi4 bisa liat di bawah ini, atau cek IG @RaNurri, yak :D


No edit, hanya tambah watermark :D






Termasuk kamera depannya juga. Meskipun cuma 8 Megapixel, kamera oke banget bisa bikin wajah terlihat cantik dan mulus. Efek beautynya itu emang the best, mampu membuat yang gak suka selfie jadi hobi foto-foto karena hasil kameranya bikin wajah bening dan cantik. Meski tanpa lipstik, bibir bisa terlihat pink. Apalagi kalau pake lipstik, makin-makinlah pokoknya. Bahkan tanpa efek beauty atau mode normal, kamera itu juga bisa bikin wajah putih mulus meskipun gak secantik menggunakan efek beauty-nya. Buat yang suka selfie-selfie, HP ini emang jadi rekomen banget deh.
Contoh hasil kamera depannya satu aja, yak :D
Kalau untuk di tempat yang agak gelap atau malam hari atau dalam ruangan, hasil gambar kedua kamera memang gak terlalu bagus. Tapi untuk di tempat yang gak terlalu gelap hasil gambarnya masih lumayanlahh. Apalagi kalau diluar, cukup memuaskan kalau untuk saya :D

Batrai
Dibilang hemat, gak terlalu. Dibilang boros enggak juga. Dalam pemakaian yang super sibuk, biasanya harus ngecas sampai 3x dalam sehari. atau dalam keadaan lumayan sibuk, ngecas bisa 2x. Tapi kalau pemakaian santai, HP ini bisa bertahan 1 hari, atau bahkan lebih.

Kekurangan yang bikin greget
Sayang banget, HP ini belum beredar resmi di Indonesia sehingga tidak memiliki garansi resmi dari Xiaomi. Hanya ada garansi distributor yang kalau menurut aku kurang sempurna. Jaringannya juga hanya dilengkapi dengan 2G dan 3G, belum dilengkapi dengan 4G LTE

Selain itu, HP ini juga hanya bisa 1 simcard dan gak bisa menggunakan memori external atau micro sd.  Buat saya yang terbiasa menyimpan data di memori external, ini  jadi kerasa banget gak bisa bebas menyimpan data. Karena hanya bisa mengandalkan penyimpanan internal, penyimpanan akun xiaomi, atau akun google.

Dipemakaian yang semakin lama, semakin terasa ketidakstabilannya. Misalnya, memori yang cepat penuh. Padahal, beberapa data, sampah, aplikasi sudah dibersihkan dan di hapus. Atau pas lagi enak-enak buka suatu aplikasi, tiba-tiba ada notif bahwa aplikasi tersebut terpaksa berhenti.  Ini sering banget, lho. Beberapa teman yang menggunakan Xiaomi juga sering mengalaminya.



***

Hari ini adalah hari ke 200 saya menggunakan Xiaomi Mi4 ini. Bagi saya, HP ini cukup bersabahat. Namun sayang, seiiring berjalannya waktu, HP ini tidak stabil dan kerap kali membuat saya lelah dan ingin berpaling saja. Setiap smartphone pasti memiliki keunggulan dan kekurangnya tersendiri. Tapi menurut saya, kekurangan dan kelebihan HP ini sudah cukup sesuai dengan harganya yang hanya Rp. 1.750.000 sewaktu saya beli [29-06-2016].

Untuk pemakaian yang sedang-sedang aja, HP ini masih bisa direkomendasikan. Apalagi yang suka selfie-selfie, bahagialah kamu! HP murah, bisa bikin cantik pulak. Tapi kalau untuk pemakaian yang sok lumayan sibuk (macem saya ini), kapasitas dan ketidakstabilannya itu harus dipikirin lagi. Lebih baik beli HP yang sesuai dengan kebutuhan aja.

Kayaknya cukup segini aja ceritanya. Kalau kepanjangan kan gak bagus juga. 
Postingan ini murni hasil pengalaman dari pemakaian pribadi.
Sekian dan semoga bermanfaat! :)
Share:

Rabu, 11 Januari 2017

BBM dan Fitur Terbarunya

BBM dan Fitur Terbarunya -  Pas jaman SMK, atau sekitar tahun 2011-an, aku baru mengenal aplikasi messenger yang bernama BBM atau Blackberry Messenger. Tapi sayang, dulu, aplikasi ini hanya bisa digunakan di "tuan" hapenya sendiri, yaitu hape Blackberry. Karena aku gak punya hape BB, aku cuma bisa menggunakan aplikasi ini kalau lagi minjem hape temen sebangku di kelas. muehehe
Aku inget banget, pas jaman SMK, hapeku adalah hape cina (lupa merknya) yang merupakan hape layar sentuh tapi belum android. Waktu itu, aku emang suka yang disentuh-sentuh. Trus juga hape layar sentuh masih jarang banget yang punya dan masih limited edition. Yang pasaran banget adalah hape BB. Nah, karena pasaran itu, makanya aku gak mau beli. Wkwkwk...
Tapi karena gak punya hape BB, aku jadi gak bisa merasakan BBM-an seperti teman-temanku di kelas.

Tapi lagi, nih, tahun selanjutnya, kecanggihan teknologi membuat aplikasi BBM bisa digunakan hampir disemua perangkat. Bahkan setelah aplikasi BBM makin banyak digunakan, "tuan hape" dari aplikasi tersebut jadi jarang terdengar kabarnya.

Sekitar tahun 2014, atau tepatnya 2 tahun yang lalu. Aku baru mulai menggunakan BBM di hape android pertamaku yang bermerk Samsung. Aplikasi BBM ini aku gunain sampai sekarang.

HP milikku bukan hape canggih. Bahkan sampai sekarang sih. wkwkw Kapasitas penyimpanan atau memorinya yang sering penuh membuat beberapa aplikasi sulit dijalankan. Apalagi kalau aplikasi yang terbilang "berat" atau memakan banyak ruang hati. Kalau dari pengamatanku, BBM ini salah satu aplikasi yang lumayan berat. Apalagi kalau udah suruh update-update atau pembaruan ke versi terbaru. Karena hal itulah aku jadi jarang, bahkan gak pernah mengikuti pembaruan BBM.

Beberapa waktu yang lalu, karena satu dan hal lainnya, aku terpaksa menghapus aplikasi ini dari hapeku. Dan karena suatu hal juga, keesokan harinya aku kembali memasang aplikasi BBM lagi melalui download di Playstore. Wkwkwkwk

Sekitar akhir November 2016, Aplikasi BBM yang kupunya pun merupakan aplikasi versi terbaru dari BBM. Dan agak kaget pas liat ada sesuatu yang beda. Dan ternyata.............. BBM punya fitur terbaru, yaitu bisa posting foto tanpa harus ganti Display Picture atau DP.

Gimana cobain fitur barunya? Caranya Gampang!

Masuk ke tampilan profil kamu.
Dibagian tengah, tempat kamu ngetik status BBM, di bagian kanan ada ikon kotak yang dalamnya ada gunung kecil dan tanda plus. Nah, dari ikon inilah kamu bisa posting foto. Biar jelas, cek gambar di bawah ya, Guys. 


Pilih foto yang mau kamu posting.
Kalau sudah pilih ikon tadi, nanti otomatis akan keluar sebuah pilihan dari mana foto yang akan kamu posting. Fotonya bisa diambil melalui galeri atau memotret langsung.
Setelah foto sudah berhasil dipilih, tinggal ketik "caption" atau tulisan yang mendukung supaya foto itu jadi lebih gimana gitu. Misalnya kamu posting foto bareng cowok. Nah, bisa kamu kasih tulisan "with mantan" *eh. 


Kalau caption-nya udah oke, silakan langsung pilih "send" atau tanda panah samping yang ada di bagian kanan samping ikon emot. Dan, taaaadaaaa........ foto yang kamu posting muncul di Feeds BBM-mu deh!

Ohiya, foto yang kita posting gak mengganggu foto profile kita, ya. DP kita tetap sama seperti sebelumnya.  Foto yang kita posting juga cuma ada di Feeds atau beranda. Jadi gak terlihat di profil BBM kita. Kalau di Feeds Profile, cuma ada notif kalau kita posting sebuah foto. 

BBM sepertinya semakin serius memanjakan penggunanya dengan berbagai fitur terbaru, ya? Tapi sayang, belum ada fitur komen status di beranda seperti aplikasi Catfiz Messenger nya buatan Indonesia. Hehehe

Ohiya. Kalau BBM yang kamu punya belum di-update ke versi terbaru, kamu tidak bisa merasakan fitur yang terbaru ini. Termasuk juga gak bisa melihat postingan foto dari teman BBM-nya udah versi terbaru.

Jadi, menurutmu gimana dengan fitur terbaru BBM ini? Kalau kamu suka foto-foto, pasti seneng deh jadi bisa upload-upload. Tapi sayangnya, fitur terbaru ini membuat BBM yang udah "berat" jadi semakin "berat" alias bikin memori makin penuh. 

Tapi kalau memori hapemu masih cukup ruang dan kamu tertarik dengan fitur terbaru ini, cepetan perbarui aplikasi BBM nya ke versi terbaru, deh!

Selamat mencoba ^.^

Share:

Selasa, 10 Januari 2017

Penerbangan Tanpa Bayangan

Di bawah sinar lampu kamar hotel yang remang, aku mulai merapikan pakaian dan semua barang bawaanku ke dalam tas setelah mendapat kabar kalau besok pagi, aku dan kedua bosku akan kembali ke Jakarta. Kepulanganku besok sungguh di luar rencana. Padahal, sebelumnya beliau bilang kalau kami akan kembali ke Indonesia pada hari Minggu.
Waktu itu hari Jumat, 6 Maret 2015, pukul 21:30 waktu Singapura


Gak cuma  kabar dadakan kembali ke Jakarta aja yang mengagetkanku, beliau juga bilang kalau besok, aku dan kedua bosku akan beda pesawat.

WHAT??? Terus saya naik pesawat dari Singapura ke Jakarta sendirian? Oh God... 
Masih ingat ceritaku bagaimana aku bisa nyasar ke Singapura? Kalau belum, Kalian bisa baca di Aku dan Cerita Kemarin :D
Sabtu Pagi, 7 Maret 2015
Seperti biasanya aku bangun lebih awal. Bangun tidur, aku mulai kembali melanjutkan aktivitasku semalam. Merapikan barang bawaan alias packing. :D

Waktu menunjukkan pukul 09:00 pagi. Setelah kedua bosku selesai mengurus administrasi hotel, kami langsung on the way menuju bandara Changi Airport.

Dalam perjalanan menuju bandara, Pak Bos kembali menegaskan bahwa kami akan ke Jakarta dengan pesawat yang berbeda. Aku sendiri menggunakan Singapore Airlines, sedang kedua bosku menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Dan aku cuma bisa pasrah karena memang tiket sudah dibeli.

Ehh, iya.. ada yang aneh, gak?? Ya, masa aku naik pesawat SQ sedang si bos GA? wkwkw.....
Gak taulah gimana ceritanya, yang pasti sih kataya tiket pulang ke Jakartaku sudah dibeli dengan maskapai Singapore Airlines. Ya Alhamdulillah, sekalinya naik pesawat langsung dikasih maskapai high class macam ini. Walaupun berada di kelas ekonomi, tapi tetap alhamdulillah.. Huahahah...

Mendengar harus naik pesawat dari Singapur ke Jakarta sendirian tanpa orang yang dikenal, aku langsung merasa bingung, bahkan pengen nangis malah :3

Pertama. Ini adalah kali pertama datang ke Singapur dan naik pesawat. Jadi semua-muanya aku belum paham. Apalagi soal bandaranya :(
Kedua. Nyaliku belum terlalu berani buat terbang naik pesawat terbang. Apalagi ini baru kali kedua.
Ketiga. Saat akan naik pesawat, aku dan bos menunggu di Terminal yang berbeda. Aku berada di terminal 2, sedangkan bosku di terminal 4. Ini yang mengharuskan kami berpisah di terminal karena waktu terbang kami berdekatan. Jadi mereka gak bisa mengantar ke terminalku.
Keempat. Karena aku gak bisa bahasa inggris dan gak ngerti gimana prosedur simpan barang di bagasi, aku harus membawa semua barang bawaan masuk ke dalam bagasi kabin. Barangnya itu berupa 1 koper sedang, 1 tas ransel, 1 tas selempang, dan 2 tote bag yang terisi penuh. KEBAYANGKAN REPOTNYA? :'(  

Tapi itu adalah kenyataannya. Gak ada yang bisa dilakukan selain menenangkan diri dan berkeyakinan semuanya akan baik-baik saja untuk menghadapi rasa gelisah itu.

Sebelum masuk ke dalam pesawat, aku harus melewati serangkaian pemeriksaan. Dan kejadian memalukan itu terjadi.

Si petugas itu berbicara sesuatu menggunakan bahasa Inggris. Aku cengok dan benar-benar gak ngerti. Dia berisyarat ini itu, tapi aku tetap gak paham. Sampai akhirnya aku baru ngeh dengan kata "open" yang terdengar samar. Barulah aku paham kalau dia memintaku untuk membuka koper :(

FYI aja sih. bahasa Inggris mereka itu ke-melayuan gitu. Jadi gimana, yaaa... Aku makin gak paham :(

Pas baru masuk ke dalam pesawat, aku langsung menemukan tempat dudukku. Yap, alhamdulillah aku gak bodoh-bodoh banget. Wkwkw. Pas banget ada Pramugarinya, dia menanyakan kembali dimana tempat dudukku. Setelah sodorin tiket, Pramugari bilang tempat dudukku di sini, sesuai yang aku temukan. Kemudian dia membantuku menaikkan barang-barang  ke dalam bagasi.

Aku duduk bersama seorang laki-laki chinese. Kursi kami ada 3. Dia duduk di pojok dekat jendela. Sedang aku di pinggir. Kursi tengahnya kosong. Selama perjalanan, kami saling diam, dan dianya juga tidur. Pas Pramugari cantik datang menawarkan makanan menggunakan bahasa inggris, bagusnya aku ngerti. wkwkwk Aku memilih Nasi Ayam dan Teh Manis aja. Tapi dilengkapi dengan beberapa snack juga. Tapi jujur sih, makananya lebih enak pas awal dari JKT ke Sipore.

Ketika pesawat hendak mendarat, lelaki chines tadi membantuku menurunkan barang bawaan. Iya, soalnya barang-barang dia ketumpuk sama barang-barangku. Hahaha..
But, Thanks a lot pokoknya!

Dan, yaaa.... meskipun hampir kayak orang linglung pas nyari gate, cek in dan saat berada di dalam pesawat, aku berhasil melewati itu semua walau harus meraba-raba Hahahha

Boarding pukul 11:45 waktu singapura, sekitar pukul 14:30 WIB, pesawat yang membawaku mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta.

Langit menyambutku dengan gerimis rintik-rintik. Aku menuju rumah dengan menggunakan Taxi Bandara Blue Bird. Gak ada yang menunggu atau menjemputku di Bandara kayak di film-film gitu. Karena sekeluarnya dari hotel, aku gak bisa sms, tlp, atau internetan. Jadi gak bisa ngabarin aku naik pesawat jam berapa dan sampai di Jakarta jam berapa. Tapi Alhamdulillah, tetap bahagia dan bersyukur bisa kembali lagi ke rumah dan melepas rindu dengan keluarga terutama Ibu dan Bapak.

Dan sampai saat ini, penerbangan itu masih teringat jelas dalam ingatan. Penerbangan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Apalagi momen harus naik pesawat Singapore Airlines sendirian yang semua-muanya pake bahasa Inggris. Sedang aku, bahasa inggrisnya cuma tau "I Love You" doang. *ehh

Tak pernah terlintas dalam pikiran bahwa aku bisa naik pesawat dan berkunjung ke luar negeri. Ya gimana enggak, mau ke luar kota aja izinnya susah, gimana naik pesawat, ke luar negeri, berhari-hari? Hahaha. Tapi Allah maha baik hingga mengizinkan ini semua terjadi meskipun dalam tugas kerja.

Good Bye, Singapore.
Semoga waktu mengizinkan aku mengunjungimu lagi untuk liburan dan jalan-jalan.
Aamin....

Share:

Kamis, 05 Januari 2017

Mandalawangi: Bukan Sekedar Bumi Perkemahan

Mandalawangi: Bukan Sekedar Bumi Perkemahan - Jadi ini rasanya ke tempat Wisata Cibodas menggunakan kendaraan roda dua alias motor? Duh, ternyata cukup terasa lelahnya melakukan perjalanan dari Jakarta ke kawasan Puncak, lalu Cibodas - Jawa Barat, kemudian kembali lagi ke Jakarta dalam waktu gak sampai 12 jam. Terutama bagian punggung ini, rasa pegalnya membuat pikiran terbayang-bayang terus sama nyamannya kasur. Iya, pas masih dalam perjalanan di motor, rasanya pengen banget tiduran, broh!


Jujur, sih, ini adalah kali pertama saya berkunjung ke Cibodas dengan menggunakan motor. Jadi ya gak heranlah kalau ada rasa kaget dengan rasa asam, manis, pedas, asin alias kerasa capek yang teramat sangat. Tapi itu semua gak jadi masalah, justru ini adalah pengalaman seru yang saya dapatkan dalam liburan kerja edisi Hari Raya Natal yang dibablas sampai pergantian tahun. *eaaa......

Cibodas, tempat wisata ini cukup terkenal di berbagai kalangan. Terutama "anak Pramuka". Cibodas atau yang lebih dikenal dengan Bumi Perkemahan Cibodas adalah tempat wisata sekaligus tempat yang sering digunakan untuk kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler Pramuka. Biasanya untuk berkemah atau Persami. Dalam kunjungan perdana ini, Bumi Perkemahan Mandalawangi-Cibodas menjadi tempat tujuan yang saya datangi.


Sebelum mengeksplor Bumi Perkemahan ini, kita harus mengeluarkan uang Rp. 3.000,-/orang saat masuk pintu gerbang Kawasan Cibodas, dan Rp. 11.000,-/org  saat masuk Wisata Mandalawangi. Kalau membawa kendaraan bermotor, harus bayar Rp. 3.000 saat di pintu gerbang Kawasan Cibodas, dan bayar parkir Rp. 5.000.
Udah membayar semuanya? Yuk, kita cus!

Setelah naik lalu turun anak tangga, kita akan langsung sampai pada tempat perkemahan yang pertama. Di sini, tumbuhan hijau hidup dengan bebasnya. Ada juga patung komodo dengan mulut terbuka yang bisa kita lewati sebagai terowongan untuk menyebrang menuju kawasan lainnya. Di sisi patung komodo, ada sungai yang mengalir deras dengan bebatuan yang lumayan banyak dan mendukung banget sekedar main air atau foto-foto.

Di atas sungai ini, ada outbondnya juga, lho. Yaitu menyebrangi sungai dengan menginjak seutas tali. Tapi jangan khawatir, ada tali pegangan yang bisa memudahkan kita. Tapi tetap sih, kalau kaki dan tangan lemah, kita bisa terjatuh ke sungai karena memang ini bukan hal yang mudah.

Bukan Sekedar Bumi Perkemahan, kawasan mandalawangi juga menjadi wisata alam yang wajib di eksplor!


Sebagian besar orang berpikir bahwa yang namanya bumi perkemahan adalah sebuah tempat alam terbuka yang hanya ada tanah lapang dan pepohonan saja yang dilengkapi dengan MCK. Tapi itu gak berlaku di Bumi Perkemahan Mandalawangi, karena di sini, kita bisa belajar sekaligus berwisata.

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Mulai dari berkemah, main air di sungai, nge-galau di pinggir danau, mengunjungi beberapa tempat dengan pemandangan yang keren, bermain outbound seperti flying fox, lintas danau, lintas pohon, lintas pohon atau naik perahu. Untuk datang ke sini juga gak harus berkemah.

29 Desember 2016, atau tepatnya hari kamis sebelum pergantian tahun, saya berkunjung ke sini tanpa berkemah dan dalam waktu yang gak cukup lama juga. Hanya sekitar kurang lebih 4 jam. Tapi, ada beberapa tempat menarik yang menjadi sasaran untuk diabadikan dalam kamera ponsel.

Air Terjun Rawa Gede


Setelah menyebrangi sungai melalui perut komodo, lalu jalan dan menaiki beberapa tangga untuk menuju ke atas, kita akan bertemu dengan sebuah denah menuju Air Terjun Rawa Gede.

Nah, untuk menuju ke air terjun ini, jalanannya gak besar dan cukup terjal. Ya jalanan menuju air terjun pada umumnya deh. Kalau jalannya gak hati-hati, kita bisa jatuh ke bawah. Tapi gak terlalu serem juga sih  Cuma jalanan menuju air terjun ini benar-benar sepi saat weekday. Berasa kayak jalan di hutam belantara. *halah...


Rawa Gede memiliki 2 air terjun. Tapi, yang satu hanya aliran air biasa yang gak terlalu tinggi. Sedang satunya lagi memiliki sekitar 11 meter.  Meskipun gak terbilang tinggi juga, keindahan dan kenyamanan berada di sini itu kerasa banget. Apalagi saat kondisi gak ramai alias sepi. Airnya yang jernih dan dingin membuat semakin membuat kita berlama-lama di sini.

Area air terun ini gak terlalu luas. Jadi kemungkinan, kita gak bisa menikmati wisata air terjun ini kalau dalam keadaan ramai pengunjung.


Di sekitar air terjun ini ditumbuhi berbagai ekosistem rawa pegunungan. Air yang mengalir dari air terjun ini selanjutnya mengalir untuk mengairi persawahan dan kebun masyarakat daerah Mandalawangi.

Danau Mandalawangi
Kalau menurut saya, daerah sekitar Danau Mandalawangi adalah tempat yang banyak diincar wisatawan saat berwisata maupun berkemah. Pasalnya, tempatnya sangat luas, indah, sejuk dan cukup romantis. *eaaa........


Danau Mandalawangi ini cukup luas. Ditumbuhi tumbuhan air juga. Tapi kadang keliatan seperti kotor. Ada juga sebuah danau juga yang gak terlalu besar yang jaraknya cukup berdekatan dengan Danau Mandalawangi. Kayaknya sih airnya masih satu jalur dengan Danau Mandalawanginya.

Di pinggir-pinggir danau ini kayaknya menjadi pilihan yang oke untuk mendirikan tenda. Apalagi ada perahu-perahunya. Perahu ini bisa mengajak kita mengelilingi danau.



Di sekitar Danau Mandalawangi juga ada sebuah pendopo yang berdiri lumayan kokoh. Sepertinya sih tempat ini digunakan untuk tempat istirahat atau untuk sholat, karena ada beberapa sajadah yang digelar. Namun sayang, pendopo ini sepertinya kurang terawat dengan baik.


Dekat pendopo ini, kita akan menemukan pemandangan-pemandangan bagus yang instagramable banget. Misalnya jembatan penghubung ke Pendopo itu.


Menelusuri jalan semakin jauh, setelah menuruni beberapa anak tangga, kita akan sampai di tanah rerumputan yang banyak didirikan tenda-tenda. Dan saat berjalan menuju ke bawah lagi, kita akan sampai di sebuah sungai yang tentu aja airnya masih jernih dan dingin.

Di sungai ini, ada bebatuan yang menghubungkan jalan atau untuk menyebrang. Bisa juga untuk duduk-duduk sih. Kalau di bagian atas kanan atau atas dari yang saya duduki, banyak anak kecil sampai orangtua yang sedang mandi atau sekedar main air. Kayaknya sih mereka yang sedang berkemah gitu.


Ya, gak bisa dipungkiri deh kalau tempat ini benar-benar menjadi tempat yang sangat cocok untuk mengisi liburan akhir tahun. Gak hanya anak-anak yang bisa merasakan keseruannya, tapi kita yang masih muda sampai yang dewasa bisa ikut merasakannya.

Satu tempat lagi yang gak boleh dilewatkan adalah Musholahnya. Iyalah, melaksanakan 5 waktu itu WAJIB. Di sini, tempat sholat pria dan wanita dibuat terpisah. Tapi sayang, tempat wudhunya enggak.

Yang membuatku suka banget di sini adalah kucuran air wudhunya itu dingin dan terus mengalir. Selama berada di sini juga kita akan mendengar suara deru air yang mengalir yang deras di pinggir-pinggir musholah.



Sebenarnya ada banyak foto-foto yang tersimpan di galeri HP. Tapi, berhubung takut nyepam foto, jadi hanya beberapa foto aja yang di publish, ya. :D

Puas jalan-jalan di Bumi Perkemahan Mandalawangi, sekitar jam 3 sore saya kembali ke Jakarta. Jalan yang dilewati sama dengan sewaktu dari Jakarta. Tapi nih, saat pukul 3 arus balik Puncak-Jakarta sedang ditutup atau sistem satu arah.  Tapi alhamdulillahnya, motor bebas melintas. Iya, satu arah di daerah puncak hanya berlaku untuk mobil aja. Ya, inilah salah satu keuntungan ke puncak menggunakan motor, gak akan kena tutup jalan satu arah. Tapi konsekuesinya, badan lumayan pegel-pegel. Kemarin itu, OTW dari Jakarta sekitar jam setengah 9, dan sampai di Mandalawangi sekitar pukul setengah 12. Kalau sebaliknya, OTW dari Mandalawangi jam 3-an, sampai di rumah jam 7. Mueeheheh...

Akhir cerita, jadi kapan kita ke Mandalawangi berdua? *eh........
Share:
Scroll To Top