Hanya Sebuah Diary ......

Friday, 18 August 2017

Berburu Promo Jenius 17 Agustus

Masih ingat dengan promo Rp 11,- dalam rangka ulang tahun Jenius yang pertama? Aku ingat tuh, namun sayangnya gak bisa merasakan promo Rp. 11,- tersebut karena waktunya gak memungkinkan buat menikmati promo tersebut. Tapi setelah mendengar kabar bahwa akan ada promo lagi pas 17 Agustus, aku bersikeras supaya tidak akan melewatkannya lagi. Hihihi...
Jujur sih, aku bukan tipe yang suka berburu promo. Tapi kali ini beda, ntah kenapa aku ingin merasakan bagaimana membeli Re.Juve dengan harga hanya Rp. 17,-
Re.juve adalah brand cold pressed juice yang menawarkan sensasi yang berbeda saat menikmati jus. Sebenarnya aku belum pernah mencobanya, tapi rekomendasi dari beberapa teman, Re.Juve ini sangat enak dan direkomendasikan banget buat nyoba. Apalagi pas lagi promo gini. *uhuk

Ya gimana enggak, kalau harga normal hampir RP. 40.000,- ,dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini, Jenius memberikan penawaran menarik dengan harga pembelian Rp. 17,- aja menggunakan Jenius Card.

Jenius ini adalah salah satu layanan perbankan persembahan dari Bank Tabungan Pensiun Nasional (BTPN) yang baru satu tahun ini mengembangkan sayapnya. Konon katanya, Rekening Jenius ini emang diciptakan buat muda-mudi jenius seperti kita ini.

Kebetulan aku memiliki Jenius card ini udah lumayan lama. Namun baru awal 2017 ini aku mulai menggunakannya untuk beberapa transaksi. Dan ternyata gak rugi, lho. Jenius menawarkan banyak promo dan layanan menarik yang bisa kita manfaatkan, salah satunya Re.Juve ini.

Jenius memberikan promo cukup bayar Rp. 17,- untuk pembelian Cold Presed Juice - Classic Line, Hydrating Elixirs, Nutmilk Line dan Smoothies non-fat milk ukuran 250ml. Promo ini berlaku di semua outlet di Jakarta, Tangerang, Cibubur dan Bogor. Nah, lokasi yang aku pilih untuk mendapatkan Re.Juve adalah Mall Pacifik Place.


Awalnya, aku pikir akan ada antrian panjang untuk mendapatkan sebotol jus segar ini, apalagi saat hari promo gini. Tapi rupanya aku salah. Hanya ada beberapa pembeli di outlet yang aku datangi. Mungkin karena outlenya sudah tersebar di banyak tempat, makanya gak sampai ada antrian panjang.

Sesampainya di outlet Re.Juve, sang pramuniaga datang menyambut untuk membantuku memilih jus apa. Dan asyiknya, doi langsung merekomendasikan jus segar andalannya, juga memberitahuku bahwa ada promo hanya Rp. 17,- untuk membelian Re.Juve 250ml. Asyik beud, kan? Jadi kita gak pake nanya-nanya ada promo gak!

Dari sekian banyak jus segar yang ditawarkan, aku memilih Re.Juve Beat That dari varian rasa Beet, Cucumber, Apple, dan pineapple. Awalnya emang agak aneh, karena ini pertama kalinya aku menikmati Re.Juve Beat. Tapi setelah tenggakan pertama, aku baru merasakan kesegaran yang tiada tara. *uhuk. Rasa yang ditawarkan benar-benar terasa dari buah-buahan asli.  Kenapa aku memilih memilih dia rasa ini? Sederhana aja sih. Karena aku tau kalau buah ini berguna sebagai penambah darah. Jadi pasti bagus banget untuk tubuh dan kesehatanku. Meskipun sih, bau dari buah beet nya ini tercium banget. Baunya gimana? Khas banget deh pokoknya, tapi enak! Re.juve ini juga paling segar kalau dinikmati dalam keadaan dingin. Makanya, pas beli, lebih baik langsung diminum aja, ya.
Gak hanya promo  Re juve, ada pula promo Rp. 17,- untuk pembelian Chatime rasa Pearl Milk Tea juga, lho. Dan ini berlaku 1 outlet, 1 x transaksi untuk 1 kartu menggunakan M-Card atau X-Card. Kalau kamu punya M-Card dan X-Card, berarti kamu bisa melakukan 2 transaksi tuh. Asyikkan?


Gimana rasanya beli Re.Juve dengan harga Rp. 17,- ? Gak berasa! Huahahah..
Rasanya tuh seperti menikmati jus dengan gratis, karena pembayaran menggunakan debit jenius card, dan hanya terpotong Rp. 17,- saja. :D
Share:

Wednesday, 16 August 2017

Kesempatan Terakhir

Kau pasti tau, sudah sejak lama memang aku mempertimbangkan diri untuk pergi meninggalkanmu dan mencari penggantimu yang baru. Tapi ada beberapa hal yang memberatkan aku hingga membuatku tetap di sini,  masih setia bersamamu, menggantungkan hidup padamu.

Kau pasti tau, sebenarnya aku benar-benar jenuh. Terlebih saat melihat mereka yang sudah jauh di atasku. Rasanya, aku ingin melompat tinggi, mensetarakan diri dengan mereka. Bukan, bukan maksudku besar gengsi untuk seperti mereka, tapi itu semua karena aku ingin menjadi lebih baik lagi.

Kau pasti tau, betapa pusing kepalaku kala matematika tengah mengganggu hidupku. Ya, angka demi angka tuntutan itu sungguh membuat kepalaku pening. alhasil, aku harus melakukan sesuatu yang tidak aku suka demi menggenapkan angka-angka itu...

Kau pasti tau, tahun lalu, aku sudah fix memutuskan ingin meninggalkanmu. Tapi ada hal yang membuatku ingin bertahan (lagi). Kau janjikan perubahan padaku. Perubahan yang membuatku akan tetap betah bersamamu.

Kau pasti tau, sering kali aku menyalahkanmu dengan apa yang telah terjadi padaku. Tapi di lain sisi, aku pun berat untuk meninggalkanmu. Bagaimana tidak, sudah hampir 3 tahun kita bersama, kan? 

Aku juga ingat pesan Ibu.
Selama hal-hal yang kita tidak suka masih bisa diperbaiki, masih membuat kita bahagia, maka pertahankanlah. Karena dengan mengganti belum tentu membuat kita bisa berada di titik yang lebih baik seperti sekarang. Pengganti itu juga belum tentu datang secepat yang kita inginkan. Maka diamlah, renungkanlah. Jika memang semuanya tidak bisa diselamatkan lagi, kau boleh pergi mencari pengganti.
Ya, aku ingat pesan itu. Itulah yang membuatku tetap bertahan sampai detik ini.

Tapi, ada satu hal yang harus kau tau...
Tidak ingin selamanya aku bersamamu. Terlebih jika keadaan tidak pernah berubah.
Bukan, bukan aku tega, tidak berterima kasih padamu.
Percayalah, kau satu yang pertama mewujudkan mimpiku.
Tapi Mengertilah, aku lelah dengan ketidakadilanmu.
Aku lelah menunggu ketidakpastianmu

Tapi tidak, aku tidak akan pergi secepat yang kau bayangkan
Aku masih memberimu waktu
Memberikan kesempatan terakhir untukmu
Untuk keadilanmu, untuk memerdekakan aku

Tapi jika keadilan itu tak kunjung aku dapatkan
Maka suatu hari nanti izinkan aku pergi untuk mencari yang lebih baik darimu
Dan yakinkan aku ada banyak yang lebih baik darimu.

Sekali lagi, aku hanya butuh keadilanmu




Sudirman, 16 Agustus 2017
Share:

Monday, 31 July 2017

Sayangi Tubuh dan Jantung Kita dengan Pola Hidup CERDIK

Sebagian besar masyarakat di dunia ini menganggap bahwa penyakit berbahaya adalah Penyakit Menular, sehingga banyak orang yang menganggap remeh jika dirinya, keluarganya atau teman terdekatnya menderita Penyakit Tidak Menular. Namun kenyataannya, angka kematian di sebagian besar negara terjadi karena Penyakit Tidak Menular, termasuk Indonesia

Buruknya pola hidup dan minimnya informasi tentang Penyakit Tidak Menular ( PTM) terkadang menjadi penyebab utama bagaimana Penyakit Tidak Menular bisa mematikan seseorang. Misalnya diabetes, hipertensi dan gagal jantung.



Sebagai wanita yang masih minim informasi, alhamdulillah, saya diberi kesempatan menghadiri seminar kesehatan atau Konferensi Pers yang bertemakan "SET YOUR LIFE BACK IN MOTION" Bagi Pasien Gagal Jantung di Hotel Borobudur-Jakarta, pada 29 Juli 2017 yang menghadirkan spesialis Jantung. Sungguh sebuah kebahagiaan yang teramat sangat bisa turut serta dalam acara ini karena saya sedang ingin mendapat pengetahuan tentang pasien gagal jantung.

Salah satu narasumber yang hadir adalah Prof. Bambang Budi Siswanto, MD, FIHA, FasCC, FAPSC,FACC, Professor in Cardiovascular Medicine salah satu lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1982. Saat ini, beliau adalah Profesor dengan spesialis utama menangani hipertensi, gagal jantung, hipertensi pulmonal, kardiologi intervensional dan aritma.



Selain itu ada Prof. Sim Kheng Leng David, senior concultant Director Heart Failure Programme in Department of Cardiology, National Heart Centre Singapore. Ada Mr. Milan Paleja, seorang general manager pharma dan presiden director di grup Novartis Indonesia. Dan ada Dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM , direktur pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Hidup Dengan Gagal Jantung
Jantung adalah salah satu organ penting dalam tubuh. Jika seseorang mengalami Gagal Jantung, itu artinya Jantung tidak dapat memompa darah yang cukup ke seluruh tubuh karena otot-otot jantung yang semakin lemah dari waktu ke waktu.

Darah yang tidak terpompa dengan cukup menyebabkan oksigen dan makanan tidak bisa dihantarkan dengan normal, sehingga pasien dengan gagal jantung mempunyai tubuh yang cepat lelah dan letih. Keadaan ini juga menyebabkan limbah dalam tubuh tidak dapat dibersihkan dengan benar sehingga akan terjadi penumpukan cairan di paru-paru, kaki dan perut.

Ibu saya adalah wanita 54 tahun yang hidup dengan gagal jantung, diabetes dan hipertensi. Hampir 14 tahun sudah Ibu menjalani pengobatan di Rumah Sakit. Setiap 1 bulan sekali, Ibu check up, datang ke dokter untuk memantau kesehatannya. Waktu berlalu. Awalnya, gejala yang dialami Ibu ketika sakit jantungnya kambuh hanya sesak nafas. Namun sekitar 3 bulan lalu, Ibu mengalami bengkak pada kaki, lalu berlanjut hingga ke perut dan dadanya. Setelah menjalani pemeriksaan, ternyata bengkak tersebut adalah penumpukan cairan karena gagal jantung yang membuat ginjal tidak berfungsi normal hingga  menyebabkan gagal ginjal.

Rasanya sungguh percaya tidak percaya. Setelah menerima kenyataan gagal jantung, kini Ibu harus tau bahwa ginjalnya pun mengalami kegagalan. 

Ternyata komplikasi antara gagal jantung, hipertensi dan diabetes inilah  (yang mungkin kita anggap biasa saja)  yang menyebabkan gangguan pada ginjal. Sejak saat itu saya baru sadar bahwa penyakit apapun, termasuk PTM harus sangat kita perhatikan agar tidak membuat penyakit baru apalagi sampai mematikan.


Pasien Gagal Jantung butuh Dukungan
Sebagai yang pernah sakit, saya atau kalian pasti tau bahwa bergelut dengan obat-obatan bukanlah hal yang menyenangkan. Terlebih untuk pasien gagal jantung. Obat yang harus dikonsumsi cukup banyak hingga menimbulkan kebosanan pada pasien. Ya, Ibu adalah salah satunya. 

Setelah dinyatakan menderita gagal jantung dan ginjal, "koleksi" obat-obatan ibu yang semakin bertambah membuat Ibu semakin enggan minum obat. Tentu saja hal ini membuat saya dan keluarga kebingungan bagaimana menyikapi Ibu yang ingin sembuh namun tidak mau mengkonsumsi obat secara teratur.

Prof Bambang pun menjelaskan bahwa kondisi ini memang sering dihadapi banyak pasien. Maka dari itu, dukungan keluarga atau teman dekat pun sangat diperlukan. Prof berpesan agar selalu memotivasi pasien untuk menjalani pengobatan dengan mengkonsumsi obat secara teratur agar kondisi tubuh bisa dalam keadaan baik dan tidak muncul penyakit baru.

Meskipun gagal jantung tidak bisa disembuhkan, tapi pasien gagal jantung tetap bisa melakukan aktivitas seperti biasa asal dengan pola hidup sehat. Yakinkan pasien gagal jantung, bahwa mereka pun tetap bisa meraih mimpi dan cita-citanya.

Masih ada Harapan untuk Memperpanjang Kehidupan Pasien Gagal Jantung
Usia memang hanya Tuhan yang tau. Tentang kematian, memang sudah ditetapkan sang kuasa. Tapi bukan berarti kita menyerahkan umur kita tanpa melakukan usaha atau berusaha untuk sehat. 

Meskipun gagal jantung tidak bisa disembuhkan, pasien gagal jantung masih punya harapan hidup lebih panjang jika mau berdoa dan berusaha untuk sehat. Cara utamanya tentu saja dengan menerapkan pola hidup sehat,  olahraga teratur, konsumsi makan dan minuman yang menyehatkan, dan menjalani pengobatan atau minum obat dengan teratur. Dengan begini, angka kematian bisa tertekan 34% .

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa resiko kematian masih lebih dari 50%. Hal ini membuat Novartis, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang farmasi menginovasikan pegobatan baru untuk mengurangi memperburuknya pasien gagal ginjal hingga memperpanjang kehidupan pasien gagal jantung dengan pengobatan LCZ696.

Presiden Direktur Novartis Indonesia, Mr, Milan Paleja mengatakan LCZ696 adalah obat dengan nama molekul sacubitri valsartan sodium hydrate dikelas perawatan angiotensin receptor neprilysin inhibitor (ARNI) yang pertama kali diluncurkan di Eropa dan Amerika Serikat sekitar 18 bulan yang lalu.

Novartis mendukung pemerintahan Indonesia untuk membantu pasien kardio-metabolik seperti diabetes, hipertensi dan gagal jantung. Pengobatan ini bisa dijangkau untuk pasien dengan JKN maupun komersil. 
Dengan begini, diharapkan banyak pasien gagal jantung yang mendapat harapan hidup lebih panjang dengan pengobatan LCZ696 ini.

Kenali Kelainannya Lebih Awal sebelum Terjadi Gagal Jantung
Sering sesak nafas, cepat lelah, aktivitas berkurang dan perut begah adalah salah satu kelainan bahwa jantung bermasalah. Kebanyakan orang menganggap remeh hal tersebut sehingga didiamkan saja sampai akhirnya dokter mendiagnosa bahwa jantungnya sudah tidak berfungsi dengan normal

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Jika tubuh mulai memberikan tanda-tanda adanya kelainan jantung, segeralah datang ke dokter spesialis jantung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jika memang ada suatu kelainan, dokter akan berusaha untuk memperbaikinya agar bisa normal kembali. Namun jika kondisi sudah terlanjur parah karena terlalu lama didiamkan, dokter hanya bisa menjaga Jantung agar tetap berfungsi meskipun Jantung sudah tidak normal.

Terapkan Pola Hidup CERDIK untuk masa muda yang sehat hingga hari senja
Dalam acara ini, kami disuguhi sebuah rekaman video seorang lelaki yang berusia 46 tahun yang merupakan salah satu pasien gagal jantung di RS. Jantung Harapan Kita.  Beliau mengakui bahwa dulunya dia memiliki gaya hidup yang buruk. Makan tidak teratur, merokok, dan sering begadang. Setelah menerima kenyataan menderita gagal jantung, beliau sungguh sangat menyesal, karena semua ini adalah akibat dari pola hidupnya yang buruk.

Dr. Lily pun menjelaskan bahwa 80% penyakit tidak menular disebabkan karena gaya hidup yang buruk, seperti kurang olahraga, sering menikmati makanan olahan di luar rumah, merokok dan mengkonsumsi alkohol. Oleh karena itu, kita harus sadar sejak dini dan menerapkan pola hidup CERDIK, seperti

Cek Kesehatan dengan teratur
Enyahan asap rokok
Rajin Olahraga
Diet seimbang
Istirahat yang Cukup
Kelola Stres


Kampanye pola hidup CERDIK menjadi "senjata" yang bisa memerangi angka pasien Penyakit Tidak Menular. Karena penyakit tidak menular bukan hanya merugikan pasien itu sendiri, tapi tentu juga keluarga dan negaranya.

Mulai dari sekarang, yuk sayangi tubuh kita. Pola hidup sehat sejak muda hingga masa senja.


Salam sehat dari kami ^

Share:

Monday, 17 July 2017

Kenapa sifat anak berbeda dengan orangtuanya? Mungkin ini penyebabnya!

Ibu dan Bapaknya baik, tapi anaknya kok gitu sih? Coba diinget-inget, aku yakin kamu dan aku yang saling menyayangi pasti pernah bertanya-tanya ketika melihat ada anak yang mempunyai sifat berbeda dengan kedua orangtua. Ibunya baik, bapaknya baik. Bukankah seharusnya tuh anak punya sifat yang baik juga?


Buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohonnya. Pun dengan anak yang dilahirkan kedua orangtuanya. Wajah, sifat dan tingkah laku (seharusnya) gak jauh dari kedua orangtuanya. Tapi nyatanya, ada lho anak  yang tumbuh dengan sifat yang berbeda dengan orangnya.

Misalnya aja gini. Si Bapak dan Ibunya rajin ngaji dan ke masjid. Bahkan di sanalah tempat si Ibu dan Bapak bertemu pertama kali, lalu menikah dan punya si anak tadi. Eh tapi, si anak ini malah punya kepribadian beda dengan orangtuanya. Roboro rajin ngaji dan ke masjid, sholat 5 waktu aja perlu ada perang dulu.

Nah, nah... Kok bisa gitu ya? Apa jangan-jangan tuh anak bukan anak dari emak atau bapak kandungnya? EH, WOY!!! Jangan se'udzon gitu dong. Karena pemikiran itu benar-benar kejuahan. Tapi ya kadang benar juga sih, ini salah satu faktor yang bisa memengaruhi juga.

"Tapi si anu itu emang anak kandung emak-bapaknya, gue kan nyaksiin pas dia lahiran. Tapi kok sifatnya beda jauh begitu sama orangtuanya, ya?"

Oke. Kalau kasus begini emang ada, kok. Bahkan mungkin ini pernah terjadi di lingkungan kalian. Kenapa bisa begitu, ya?

Beberapa kali, aku pernah gak sengaja mendengar pertanyaan terkait masalah ini. Dari yang aku dengar dari pencerahan itu, ada beberapa faktor yang membuat sifat atau kepribadian anak berbeda dengan kedua orangtuanya. Yuk, simak nih!

1. Karena Salah Didikan
Sering kali orangtua tidak sadar kalau apa banyak hal yang mereka ajarkan, perlihatkan, contohkan kepada anaknya itu tidak baik. Anggapan mereka, semuanya baik-baik saja. Dan perlahan, ketidakbaikan itu masuk perlahan kepribadian si anak.

Kebanyakan orangtua juga tidak sadar bahwa menuruti selalu keinginan anak bukanlah hal yang baik. Misalnya, saat anak menginginkan sesuatu; sebut saja mainan, ada orangtua yang rela melakukan segala cara untuk membeli mainan tersebut. Katanya sih kasian kalau gak dibeliin.

Mereka ingin mengerti anaknya, namun tak pernah mengajarkan pengertian kepada anaknya.
Misalnya, saat anak menginginkan sesuatu, dengan mudah orangtua menurutinya. Namun tidak memberi pengertian kepada anaknya seperti; "Nak, ini Ibu dan Bapak lagi punya uang, makanya dibelikan mainan baru. Tapi kalau Ibu dan Bapak gak punya uang, kamu harus ngerti, ya."

Hal spele ini yang menyebabkan anak tidak pengerti keadaan orangtua. Anak sering kali memaksakan kehendaknya, bahkan saat kondisi orangtua tidak memungkinkan. Padahal, kalau sejak kecil sudah diberi pengertian untuk saling memahami kondisi, Insha Allah anak akan lebih baik, sabar dan seperti yang orangtuanya harapkan.

2. Pergaulan
Pergaulan anak jaman sekarang itu emang sukses bikin hati emak-emak selalu was-was. Yang gak cuma ke bapak anak-anak, tapi anak-anaknya juga, lho. Mulai dari hal-hal kecil yang negatif, kejahatan, sampai pada pergaulan bebas dan obat-obatan. 

Emaknya baik, Bapaknya baik, tapi anaknya bergaul sama teman yang kurang bahkan gak baik. Misalnya, temennya para preman yang suka "malakin" warga pinggiran. Gak menutup kemungkinan bahwa anak akan terjerumus ikut seperti teman yang gak baik itu. Makanya, menjaga pergaulan anak itu emang penting banget. Jangan hentinya menasehati mereka untuk fokus pada pergaulan yang baik.

Kalau punya teman penjual minyak wangi, kita bisa kecipratan wanginya, lho. Karena ditawarin suruh beli minyak wangi dia terus. *laaahhh

3. Masa Lalu
Masa lalu yang sudah berlalu memang baiknya tidak usah kita ungkit lagi. Tapi, dengan segala kenyataan yang ada, masa lalu ternyata tetap mengambil perannya juga di masa depan.

Apa hubungannya anak dengan masa lalu? Yang dimaksud di sini adalah masa lalu kedua orangtuanya. Orangtua yang (sekarang) terlihat baik belum  tentu memiliki masa lalu yang baik pula. Sifat anak yang kurang baik kadang bisa disebabkan karena masa lalu orangtuanya yang tidak baik juga. Misalnya aja anak sering bolos saat jam pelajaran di sekolah. Coba Bpk/Ibu ingat kembali ke masa lalu, apakah Ibu atau Bapak pernah melakukan hal yang sama? Nah, jika iya, ternyata sifat buruk ini karena turunan dari orangtuanya sendiri. Jadi jangan heran kalau si anak begitu juga.

Aku jadi ingat ada seorang Blogger yang pernah bercerita bahwa dia sering menasehati anaknya yang senang sekali mengkonsumsi susu kental manis secara berlebihan. Lalu suatu hari dia teringat bahwa dulu, ketika dia kecil, dia juga melakukan hal yang sama seperti yang anaknya lakukan. Mueheheh...

Tapi, meskipun masa lalu punya andilnya di masa depan, jangan terlalu khawatir jika kelak anak akan mengikuti jejak kenakalan/keburukan kita di masa depan. Karena dengan didikan yang baik, nasehat, dan mengajarkan pengertian tanpa bosannya, anak bisa lolos dari sifat turunan keburukan dari orangtuanya dulu kok. Salah satunya juga dengan tidak membuka buka aib kalau dulu Bapak-Ibu sering bolos pas sekolah. Cukup ceritakan masa lalu yang baik-baik aja. Namun bukan berarti menceritakan kebohongan juga, ya. Hehhe

4. Karena yang Haram
Si Ibu beli cabe sekilo. Udah ditimbang pas sekilo, pas penjualnya lagi layanin pembeli yang lain, eh cabenya ditambahin jadi sekilo lebih banyak. Kemudian cabenya dimasak dan buat makan anak-anak. Duh, itu lebihan dari 1 kilo itu termasuk yang haram lho, Bu. Terus yang haram itu dimakan dan masuk ke tubuh anaknya deh. 

Kata mamah Dede, ternyata sesuatu yang haram itu bisa tumbuh dan berkembang menjadi perilaku-perilaku negatif. Bisa jadi penyebabkan kenapa anak tidak baik itu ya karena sesuatu yang haram tumbuh di tubuhnya. Gitu lho yang aku dengar dari ceramah. *uhuks

5. Kurang Doa dan Perhatian
Setiap orangtua selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Namun ternyata ada orangtua yang gak mau perhatian sama anaknya. Mau ini mau itu, yaudah, terserahmu aja, Nak. atau, "Dia udah besar, kok. Udah bisa jaga diri sendiri." Bahkan ada pula orangtua yang kurang bahkan tidak pernah mendoakan anaknya.

Kalau dengar dari ceramah-ceramah, selain didikan nyata dari orangtua, keluarga, dan lingkungan sekitar, Doa juga ikut ambil andil dalam pertumbuhan anak. Karena doa adalah "jalur" dimana orangtua meminta segala kebaikan untuk anaknya kepada Tuhan, sang penciptanya.
Percaya gak percaya, kekuatan doa sangat kuat, apalagi doa Ibu untuk anaknya.
***

Meskipun belum menikah dan belum memiliki anak, sedari dini aku belajar untuk mempersiapkan diri bagaimana mendidik anak nanti. Dalam postingan ini, aku berharap bisa jadi catatan penting di masa depan yang bisa aku pelajari.

5 point yang aku sebutkan di atas merupakan hasil rekap dari berbagai sumber penceramah yang pernah aku dengar. Juga dari hasil dari pengamatan sifat atau kepribadian pada Kakak dan anaknya. Hahahah...

Mohon maaf jika ada salah kata.
Semoga bisa bermanfaat :)
Share:

Thursday, 13 July 2017

Model Busana untuk Wanita Bertubuh Gemuk Agar Terlihat Lebih Langsing

Memiliki ukuran tubuh di atas normal atau bisa dibilang gemuk memang terkadang menjadi kendala tersendiri bagi para wanita terutama dalam urusan memilih model busana.  Iya banget lan, ya? Makanya, hampir semua wanita menginginkan tubuh yang ramping dan semampai. Tapi bukan berarti kamu yang bertubuh gemuk harus merasa minder dan tidak percaya diri, lho, karena masih banyak cara untuk menyiasati penampilan kamu agar terlihat lebih langsing dan serasi. Salah satunya adalah dengan memilih model baju yang tepat, misalnya seperti 4 point di bawah ini. Yuk, simak!
Source: Google
1. Pilih model baju berwarna gelap atau netral.
Memakai pakaian yang berwarna gelap memang menjadi salah satu alternatif mudah untuk tampil lebih langsing secara instan. Warna-warna gelap seperti hitam, coklat dan biru dongker memang dapat menyamarkan ukuran tubuh Anda yang lebar, khususnya pada bagian yang bergelambir seperti perut. Namun bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan warna-warna yang cerah, warna netral seperti krem, mocca maupun beige bisa jadi pilihan lain jika Anda bosan dengan warna-warna gelap.

2. Model baju dengan motif kecil.
Memilih model baju bermotif bukanlah hal yang mitos bagi wanita bertubuh gemuk. Jika Anda ingin memakai baju-baju bermotif, sebaiknya pilih yang motifnya kecil. Model baju bermotif seperti dress motif Leopard atau floral dress juga bisa tampak serasi dengan Anda. Asalkan ukurannya pas alias tidak terlalu longgar. Disarankan juga memilih dress di atas lutut agar Anda nampak lebih tinggi.

3. Motif bergaris vertikal atau diagonal.
Selain dengan motif kecil-kecil, motif stripe yang sedang nge-hype saat ini pun sah-sah saja Anda gunakan meski tubuh Anda gemuk. Namun hindari motif garis horizontal karena akan membuat tubuh Anda terlihat lebih lebar, sebaliknya, pilihlah motif garis-garis vertikal atau diagonal yang akan memberikan kesan tubuh gemuk Anda jadi lebih ramping. Selain motif vertikal, model dress jam pasir juga bisa membantu Anda menyamarkan tubuh gemuk Anda. Model dress jam pasir ini sedang ‘in’ dan sangat digemari wanita masa kini terutama yang bertubuh subur.

4. Model baju babydoll.
Setiap wanita tentu ingin selalu tampil cantik dan menarik dalam kesehariannya maupun saat momen-momen tertentu, tak terkecuali bagi Anda yang berperawakan subur. Untuk pergi ke pesta misalnya, Anda bisa mencoba model busana babydoll, yakni dress dengan potongan yang tinggi pada bagian pinggangnya. Model baju ini akan dapat menyamarkan bentuk tubuh Anda, Anda pun bisa tampak lebih ramping. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan dress dengan ikat pinggang yang besar. Jangan lupa padukan dengan high heels dan sling bag atau clutch agar penampilan Anda semakin sempurna. Make up dan tatanan rambut yang tepat juga akan sangat membantu.

Nah, kira-kira segitu aja singkatnya. Semoga 4 point model baju di atas bisa membuatmu nyaman dan terlihat lebih langsing, ya ^.^

Share:
Scroll To Top