Jakarta nurri@nurlianasyaf.com 0856-9529-3813 @ranurri Catfiz: @ranurri

Hanya Sebuah Diary ......

Kamis, 25 Desember 2014

Kisah Sebuah Cerita Cinta

Aku lupa kapan terakhir aku jatuh cinta. Yang pasti, setelah mengenal dan menjalin hubungan dengannya aku tidak pernah jatuh cinta lagi. Bahkan setelah hubungan itu berakhir 3 tahun lalu.

Tapi, 2 tahun yang lalu aku sempat menjalin kembali sebuah hubungan yang disebut "pacaran" dengan seorang pria yang aku kenal beberapa bulan sebelumnya. Entah dengan rasa apa, aku mengizinkan dia hadir dalam hari-hariku.

Namun sayang, semua tak berlangsung lama. Baru berjalan kurang lebih 3 minggu, aku memutuskan hubungan itu. 
Dan setelahnya, aku tidak lagi menjalin hubungan dengan siapapun. 
Kenapa? Karena ada sesuatu yang tak bisa aku ucapkan, bahkan sulit untuk dirasakan. Mungkin juga karena rasa yang memang sebenarnya tidak ada.

Sekarang, ini adalah bulan ke 22 dimana aku masih dengan status "single" ku.
Jomblo, iya jomblo. Terus kenapa? Masalah? Hahahaa...
*Jomblo bukan berarti gak laku, bisa aja karena kamu *gubrak-_-

Aku punya alasan tersendiri kenapa aku bisa bertahan sendiri, walau sebenarnya hati meriang (Merindukan Kasih Sayang).
*ini bohong! hahahaaa

Aku bukan type wanita yang tak bisa hidup tanpa pacar. Jomblo tak jadi masalah jika kita menikmatinya. Ya, walau sesekali keinginan untuk punya seorang kekasih hadir menyelinap dalam mimpi. Hmmm.....
***

2 minggu lalu, ada sesuatu yang mengejutkan dari seseorang. Ialah seorang pria yang terakhir menjalin hubungan denganku. Hari itu dia mengajak aku menjalin hubungan "itu" kembali. Mungkin bahasa singkatnya "balikan". 

Tapi aku tak menerimanya. 
Aku tak menerima hubungan itu kembali lagi.
Kenapa? Anggap saja karena masih ada luka yang menganga. Basah dan masih berdarah.

Walaupun demikian, hubunganku dengannya masih terbilang baik. Bahkan sangat baik ketika malam itu kita berdua "jalan" untuk menyaksikan sebuah pertandingan sepak bola. 

Aku hampir tergoda dengan moment ini. Aku merasakan kembali rasa yang sebenarnya sudah ku tinggal mati.
Rasanya, aku ingin menerima dia kembali dan melupakan luka yang dia pernah dia buat dulu. Juga melupakan seseorang yang sebenarnya  masih kunantikan.

Tapi, aku tersadar dari lamunan rasa ketika mataku membaca sebuah tulisan yang seharusnya tidak kubaca. Ya, karena tulisan itu cukup membuat hati cidera serius! *Ini lebay!!

Seketika, rasa sayang yang tadinya hadir kembali musnah begitu saja.
Dan lagi, aku merasa dipermainkan lagi.

Sungguh berbeda antara "Kata" dengan "Kenyataannya". Dia bilang... Dia bilang.... Ahhhh, itu hanya sebuah dusta dibibir saja.

Aku mengalah, aku kalah. Hampir tergoda dengan rasa yang sebenarnya tidak ada untuknya.

Aku benci, aku benci!!!
Dengan segala kenyataan yang ada, aku adalah seorang wanita yang hanya menjadi tempat persinggahannya. 

Apa namanya kalau bukan "mempermainkan perasaan?"
--------

Teruntuk kamu sang pemanis cinta,
Jangan taburi aku dengan kasih sayang yang dusta.
Aku muak dengan kata-kata yang kau ucap dengan manja.
Aku lelah dengan semua drama yang kau mainkan dengan nyata!


Dan teruntuk kamu cinta sebenarku, cepatlah kembali dari pelayaranmu.
Aku menantimu, Aku menantimu...
Sembuhkan aku dari luka saat engkau tak ada.
Bebaskan aku dari rindu yang selalu saja datang membunuhku.
Aku mencintaimu, sangat mencintaimu :*



By: Nurri~

11 komentar:

  1. Ada yang bilang kalau balikan sama mantan itu seperti baca buku dua kali: endingnya sama. Setuju ga? Kayaknya setuju, buktinya kamu ga balikan sama dia, haha.

    Iya sih, jomblo itu pilihan. Pilihan terakhir :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pilihan terakhir. Hahahaa...
      Mas renggo jomblo juga gk? *eh

      Hapus
  2. cinta akan indah bila manis di bibir berangkat dari ketulusan sepenuh dada yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mas.. Tapi knyataannya blm ada yg bgitu :3

      Hapus
  3. justru karena itu aku tak mengerti cinta :))

    BalasHapus
  4. semoga mendapatkan seseorang yang terbaik :)

    BalasHapus
  5. Tidak enak kalau hanya di jadikan pelampiasan ketika dia sedang sepi dan sedang membutuhkan saja lalu setelah itu di tinggalkan lagi. Sakitnya tuh disini mbak hiksssss :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaa....
      Benar bngt..
      Sakitnya tuh disini, didalam hatiku *ehh :v

      Hapus
  6. Penantian cinta ini takkan pernah berakhir...
    Penuh liku dan tipu dayanya yang selalu menghampiri...
    Cinta yang mudah datang dan pergi...
    Selalu ada jika kita tak menghampiri... Cinta sejati... Disana... Nanti...

    *Ngomong apaan sih ane ini... Hihihi...
    Tapi bgitulah cinta, ane pun tak pernah mngerti... Yoo...

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya.
Jangan lupa tinggalkan komentarmu, ya..
Tiada kesan tanpa komentar yang kau tinggalkan. ^,^

Blog Archive

Popular Posts

Partner

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia