Jakarta nurri@nurlianasyaf.com 0856-9529-3813 @ranurri Catfiz: @ranurri

Hanya Sebuah Diary ......

Rabu, 19 Oktober 2016

Mirna dan Jessica, Dua Wanita Penuh Tanya

Masih ingat tentang kematian seorang wanita bernama Mirna yang meninggal setelah minum kopi di sebuah Cafe kawasan Grand Indonesia? Hem... ternyata ini kasus masih berjalan sampai sekarang, meskipun kejadiannya udah berbulan-bulan lalu.


Aku inget banget, waktu itu sore hari pas lagi chattingan sama gebetan, tiba-tiba Ibu memanggilku dan bilang, "Tuh, ada yang meninggal gara-gara minum kopi", setelah melihat tayangan berita di TV.  Iya, Ibu punya tujuan khusus ngasih tau aku berita ini, karena aku salah satu penggemar kopi juga (tapi sekarang udah insyaf sih). Nah tapi, selang beberapa hari, Ibu bilang lagi padaku kalau tternyata di kopinya itu dikasihin racun makanya bisa sampai meninggal.

Usut punya usut, setelah diselidiki, (katanya) ternyata kopi itu diberi bahan kimia yang bernama sianida, dan yang paling bikin shock, (katanya) ternyata yang meracuni Mirna adalah sahabatnya sendiri. Beeuhh... Horor, ya? (((Sahabatnya sendiri))).

Gak tau juga si anida ini anak mana, dan kenapa bisa ada kopinya Mirna.

Untuk menuntaskan kasus ini, penyidikan pun terus berlanjut hingga akhirnya Jessica Kumala Wongso yang disebut sebagai sahabatnya Mirna yang waktu itu sedang bersama Mirna di jadikan Terdakwa, alias orang yang diduga sebagai tersangka pelaku pembunuhan itu.

Sidang di Pengadilan Jakarta Pusat pun mulai diadakan untuk membuktikan bahwa JS benar bersalah atau tidak. Beberapa saksi dihadirkan untuk dimintai keterangannya. Barang-barang bukti juga semuanya dihadirkan sebagai bahan pertimbangan untuk Pak Hakim dalam mengambil keputusan akhir.
Baca juga: Berteman Layaknya Teman, Bukan Mantan
Aku sempat menyaksikan sidang pertama yang di laksanakan di PN JakPus beberapa waktu lalu melalui streaming di Laptop . Dari yang aku lihat, sidang ini sama sekali gak membuktikan kalau si JS adalah pelakunya, termasuk kopi yang apa benar menjadi penyebab terbunuhnya mirna.
Tapi nih, Sidang lanjutan masih terus berjalan sampai sekarang. Tapi gak semua jalan sidang aku saksikan.

Waktu itu sempat tersiar kabar bahwa Jessica atau JS ini memang sengaja ingin meracuni Mirna dengan memberikan bahan kimia di kopinya. Si JS, sengaja memilih meja no smoking area nomor 54 yang tertutup dari kamera CCTV. Namun ternyata enggak. Dari sidang yang mendatangkan resepsionis cafe itu, dia mengaku bahwa JS duduk meja nomor 54 itu karena diarahkan olehnya karena gak ada lagi meja yang kosong di no smoking area.

Entah di sidang keberapa itu, mulai terbukti bahwa kopi yang diminum Mirna adalah benar kopi yang mengandung racun.. Terlihat dari keterangan saksi pegawai cafe dan barang bukti berupa rekaman CCTV yang terpasang di Cafe itu.

Ada kesaksian dari seorang pegawai yang melihat bahwa kopi yang diminum Mirna tidak berwarna seperti biasanya. Yaitu berwarna kuning kekunyitan. 

Namun sayang banget, dari sekian banyak sidang yang sudah berlangsung, belum bisa dipastikan penyebabnya apa, dan belum ada bukti nyata pelaku yang benar memasukan racun ke dalam kopi tersebut.

Kalau dari pengamatanku nih....
Dari keterangan saksi pegawai yang melihat kopi itu berwarna seperti kuning kekunyitan setelah Mirna datang, bisa dipastikan kalau kopi tersebut memang dicampurkan sesuatu. Pasalnya, sebagai pegawai cafe yang bekerja sudah lumayan cukup lama, saksi gak pernah melihat kopi dengan warna tersebut. Malah sebelum kejadian Mirna kejang-kenyang, ketika melihat warna kopi tersebut, dia becanda dengan teman sesama pegawai cafe kalau si Ibu di meja 54 (yang ternyata adalah Mirna) itu minum jamu kunyit.. (Terbukti gerak gerik saksi pegawai dalam cctv)

Pas lagi menganggat/menggotong Mirna ketika kejang-kejang, si saksi yang tadi melihat kopi itu berwarna kuning kekunyitan juga melihat badan mirna berubah jadi biru-biru. Nah, katanya nih, kalau kejang-kejang dan tubuh berubah jadi biru-biru begitu tandanya karena keracunan.

Jika benar penyebab meninggalnya Mirna adalah karena kopi bersianidanya, maka kalau ditebak-tebak penyebabnya adalah bisa karena bahan kopinya yang beracun, atau memang kopinya dicampurin racun.

Tapi.... Dari kesaksian pegawai cafe, bahwa ada beberapa orang selain Mirna yang meminum kopi tersebut dari bahan dan olahan yang sama namun mereka tetap sehat-sehat aja. Jadi kemungkinan bahwa bahan kopinya beracun itu kecil banget.

Jika benar Kopinya dicampurin racun, siapa yang melakukannya? Ya jawabannya sih memang hanya Allah yang tau. Tapi kalau dikira-kirakan, pelakunya itu bisa pembuat kopinya, atau pengantar kopinya, atau si JS yang mencampurkan bahan kimia tersebut.

Tapi tetap, ini semua masih jadi sebuah tanya.

Ketika kita (sebagai penonton) merasa yakin bahwa  penyebabnya adalah Sianida, ternyata ada kejutan di sidang selanjutnya.

Sidang lanjutan terus berjalan. Berbagai saksi dan saksi ahli didatangkan. Namun sayang banget, bukannya menemukan titik terang, kasus ini malah jadi lebih rumit dan makin luas buat penontonnya.

Iya gak, menurutmu?

Mirna dan Jessica, Dua Wanita Penuh Tanya.
Memang sudah bukan rahasia lagi kalau sahabat itu sering nusuk dari belakang. Kamu yang pernah ngerasain pasti tau sakitnya gimana. Sabar, ya. Kalau butuh puk-puk-an, bisa langsung hubungi aku aja #ehgimana :v

Tapi dalam kasus ini, tetap aja semua  masih jadi pertanyaan. Kenapa sih Mirna dibunuh?
Kalau memang JS adalah pelakunya, kenapa JS membunuh Mirna? 

Kalau kita mengambil kesimpulan JS adalah pelakunya, itu gak adil banget buat JS. Memang sih, tanda-tanda sudah mengarah padanya. Tapi belum ada bukti yang nyata bahwa benar JS yang membunuh Mirna.

Kalau memang JS pelakunya, ini jadi catatan banget buat kita bahwa jangan terlalu percaya sama yang namanya sahabat. Apalagi kalau pas ngopi bareng. Bisa dipastikan juga bahwa JS ini tipe orang "aneh" namun sangat berbakat menyembunyikan identitasnya sebagai tersangka pembunuh sahabatnya sendiri. Hem..

Kalau bukan JS pelakunya, kasihan sekali dia udah dipenjara, dihakimi sekian lama padahal ternyata gak bersalah. Dan berdosalah dia yang telah menuduh JS habis-habisan. Hemmm..........
Tapi kalau bukan JS, berarti siapa, ya?

Kalau memang Mirna meninggal 'sendiri' , berdosalah kita karena telah meributkan apa yang telah ditetapkan-Nya. Eaaaaaaa

Jadi, kalau menurut kamu gimana?
***

PS:
Percayalah, aku bukan tipe wanita yang suka mantengin gosip atau kepoin kehidupan orang-orang di luar sana. Tapi entah kenapa, buat aku, kasus ini mengundang daya tarik tersendiri, alias bikin penasaran. Terlebih di kantor ramai ikutan ngomongin kasus JS dan Mirna ini. Ya aku pun jadi ikutan kegoda update beritanya sampai nulis ini. wkwwkkw. :v

Buat kamu yang udah bosen banget sama sidangnya JS, tenang! Kabarnya, Kasus ini akan menemui titik terang akhir bulan Oktober ini. Apapun hasilnya, semoga itu adalah yang terbaik untuk kedua belah pihak. 

Sekian dan terima kasih sudah mau baca :D

6 komentar:

  1. TItik terangnya nunggu akhir Oktober? Udahan aja sekarang bisa, gak, nur? Hadeh.... Gue saking lamanya ngeliat sidang ini di mana-mana. Jadi males banget buka TV.

    Mending nonton film yang bisa bikin semengat. XD

    Mau dong, dipuk-pukin... #Eh, Giman?

    BalasHapus
    Balasan
    1. HUahahah.. Iya, kabarnya sih akhir Oktober.
      Kalau aku sih nonton pilem berbi aja biar semangat.
      Puk-pukin nya sendal, ya? *eh. wkwk

      Hapus
  2. Aku ngikutin banget sesidang sidangnya coba, nur...rasanya ga sabar nunggu jadwal vonis....duh apa ya keputusannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. 20 tahun penjara, Mbak. Hahaha
      Entah hasil akhirnya gmna a

      Hapus
  3. Dan akhirnya besok keputusan finalnya. Semoga menjadi keputusan yang adil dan beradab. hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, bener. Semoga yang terbaik. Hehehe

      Hapus

Terima kasih atas kunjungannya.
Jangan lupa tinggalkan komentarmu, ya..
Tiada kesan tanpa komentar yang kau tinggalkan. ^,^

Blog Archive

Popular Posts

Partner

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia