Tidak sebaik yang kau baca, Tidak pula seburuk yang kau pikirkan

Sunday, 25 December 2016

Memanfaatkan Kekuatan Media Sosial? Begini Caranya!

Kalau boleh jujur, beberapa bulan lalu saya pernah hampir meng-unfriend seorang teman Facebook yang sebenarnya dia cukup dekat dengan saya. Bukan. Ini bukan karena dia telah merebut suami orang. Tapi itu karena dia tak henti-hentinya membagikan konten-konten sensitif yang kebenarannya masih dipertanyakan. Ditambah lagi komentar-komentar yang dia lontarkan itu cukup mengundang emosi.

Syukur alhamdulillahnya saya masih diberi kecerdasan yang lumayan dan membatalkan pertemanan itu saya urungkan. Sekarang kami masih tetap berteman layaknya teman. Dan saya, terus berusaha mencerdaskan diri dalam menghadapi segala situasi termasuk tidak mudah terpengaruh atau terbawa emosi saat menggunakan media sosial.

Emang ya, kekuatan yang ada dalam media sosial itu seperti gempa yang bisa meruntuhkan segalanya. Yang baik bisa jadi jahat. Yang tadinya berteman bisa jadi saling bermusuhan. Yang tadinya bersama bisa terpisah karena punya pandangan yang berbeda. Yang tadinya pacaran bisa jadi putus. Penyebabnya gak lain dan gak bukan adalah karena terprovokasi dan terpancing emosi. Huh, makanya kita harus pandai-pandai dalam menggunakan media sosial.

Di waktu yang bersamaan saat media sosial tengah memanas, CNI mengajak blogger-blogger untuk menghadiri sebuah acara Blogger Gathering bersama CNI yang bertemakan "The Power Of Social Media" . Sebuah acara penting yang gak boleh dilewakan, kalau menurutku.


Bertempat di sebuah restoran makan di Jakarta pada hari Minggu, 18 Desember 2016, Acara ini diawali dengan makan-makan dulu, *uhuk. Beberapa saat setelah hampir semua selesai menyantap makanannya, acara dimulai dengan bagi-bagi hadiah terlebih dahulu, lalu dilanjut dengan sesi sharing dari Mas Nico, selaku Digital Marketing dari CNI.


Sekilas tentang CNI atau PT Citra Nusa Insan Cemerlang adalah sebuah perusahaan yang memasarkan produk-produk berkualitas tinggi yang sudah berdiri sekitar 30 tahun. CNI memasarkan berbagai kategori jenis produk dengan kualitas tinggi, mulai dari kategori Makanan Kesehatan (Health Food), Makanan dan Minuman (Food and Beverage), Produk Perawatan dan Kecantikan Diri (Personal Care and Cosmetic), Produk Peralatan Rumah Tangga (Household), serta Pertanian/Perikanan (Farming).

Sejak dulu, CNI memiliki strategi marketing dengan metode MLM atau Multi Level Marketing di mana member yang berhasil menjual produk CNI akan mendapat reward atau penghasilan tambahan.

Mas Nico mengaku bahwa produk-produk CNI lebih banyak di konsumsi oleh konsumen-konsumen dengan usia 45 tahun ke atas. Nah, saat ini CNI sedang menumbuh kembangkan target-target market mereka dengan rentang usia yang lebih muda lagi. Salah satunya dengan generasi Z atau Millenial.

Sebagai contohnya adalah anak muda zaman sekarang. Iya, anak muda saat ini masuk dalam kategori generasi Z yang memiliki karakter daya beli yang tinggi. Apalagi teknologi saat ini tambah memudahkan segala transaksi jual-beli. Gak heran toh kalau banyak pasar online laku keras.
CNI juga mulai mengembangkan sayap dengan menghadirkan website dan aplikasi GeraiCNI.com yang akan memudahkan kita memesan produk CNI secara online.
Untuk info lebih lanjut soal Gerai CNI, tunggu di postingan selanjutnya ya, gaess......

Setelah Mas Nico selesai dengan sesi sharingnya, kini giliran Teh Ani Berta yang bagi-bagi ilmu.

Ternyata bukan cuma saya yang merasakan ketidaknyamanan di media sosial saat ini. Teh Ani dan beberapa teman lain merasakan juga tuh. Bahkan ada yang fakum untuk beberapa saat karena virus-virus jahat di medsos benar-benar mewabah. Duhhh....


Tapi bagaimana pun juga, kita harus harus kuat dan jaga kewarasan dengan menjadikan media sosial kita sebagai sarana yang baik untuk para pembaca dan teman-teman kita di media sosial.

Kalau dilihat dari jumlahnya, Media sosial saat ini gak sedikit. Tapi beberapa yang banyak digunakan saat ini ada Blog, Facebook, Twitter, Instagram, Path, Linkend, dan beberapa lainnya. Pengguna media sosial juga terbilang cukup banyak. Namun hanya sedikit yang menggunakan medsos dengan baik. Iya kan, ya? Buktinya masih banyak yang menggunakan medsos hanya untuk update berita hoax atau yang kebenarannya masih jadi pertanyataan. Ada juga yang update cuma buat marah-marah, dan, ahh, masih banyak lagi lah pokoknya yang bisa membawa pengaruh buruk untuk kita. Tapi kita gak boleh kalah dengan kekuatan buruk yang ada di media sosial.

Menjadi Pengguna Media sosial yang Cerdas
Biarlah mereka saja yang menggunakan medos hanya untuk main-main atau bahkan untuk meyebar kebencian. Kita mah jangan. Lebih baik menggunakan medsos dengan sebaik-baiknya. Salah satu contohnya memanfaatkannya untuk komersil nih, gaes....

Dalam kesempatan yang super ini, Teh Ani berbagi ilmunya bagaimana cara menggunakan media sosial yang baik. Yap. salah satunya untuk komersil atau untuk mendapatkan penghasilan. Uang misalnya. Percaya gak percaya, kita bisa mendapatkan banyak rezeki dari media sosial. Rezeki mendapatkan ilmu, teman, dan uang.

Optimasikan Media Sosial
Untuk mendapatkan sebuah hasil yang maksimal, adakalanya kita perlu mengoptimasikan semua hal. Nah, kalau di media sosial ini, hal utama yang perlu kita perhatikan adalah menentukan tujuan Untuk apa sih menggunakan media sosial?
Salah satu tujuan menggunakan medsos yang tepat adalah misalnya untuk komersil atau monetize. Nah, dengan adanya tujuan, kita jadi bisa akan terfokus ke arah mana.

Tujuan sudah didapatkan, langkah selanjutnya bisa mengoptimasi hal lainnya seperti: Menjaring Followers. Cobalah "ikuti" rang-orang yang bisa memberimu pengaruh besar dalam bermedia sosial. Setelah itu, Perbanyak Interaksi yang bermanfaat agar media sosial gak terkesan mati atau jarang update. Ya, minimal seminggu 2 kali harus ada aktivitas dalam media sosial.

Membuat Konten Terjadwal juga sebenarnya sangat dibutuhkan. Alasannnya balik lagi ke tadi, biar medsos kita gak terkesan mati. Kita bisa isi dengan konten yang menyertakan isue terkini, kayak misalnya soal Om Telolet Om itu. HUahahah... Tapi tetep sih, konten harus kreatif dengan padu padan foto, kalimat yang baik, atau video.

Dengan optimasi yang baik, media sosial kita bisa menciptakan kredibilitas yang baik. Namun dengan catatan gak menyebar berita bohong atau yang bersifat seperti provokator. Malah kalau bisa, buat status atau update-an yang bisa ngademin suasana. Jadi, berpikir dulu sebelum membuat status di medsos itu sangat penting banget. Apalagi kalau mau retweet atau membagikan ulang status orang, kita harus teliti dan cek dulu kebenarannya. Minimal ada 3 portal berita yang membagikan berita yang sama. Tapi portal berita yang terpercaya, ya. Bukan yang abal-abal.

Kalau semua pengguna media sosial bisa menggunakan media sosial dengan baik, pasti kita akan merasakan hidup yang tentram dan damai.

Waktu berlalu cukup cepat. Gak terasa ternyata jam udah menunjuk pukul setengah 5 sore. Sesi Teh Ani Berta pun selesai. Acara dilanjut dengan tanya jawab, bagi-bagi hadiah, lalu diakhiri dengan foto bareng.

Rasanya gak nyesel dan sangat bersyukur bisa hadir dalam acara ini. Selain baru tau kalau CNI udah ada website dan aplikasinya, saya juga jadi sadar untuk terus memperbaiki akun media sosial supaya bisa lebih bermanfaat lagi. Berharap juga bisa mengikuti jejak Teh Ani yang bisa melunasi cicilan rumahnya dari berkah di media sosial. *uhuk. Kalau saya sih berharapnya bisa kebeli rumah. Aamiin.... :D

Sekian dan terima kasih sudah berkenan mampir di postingan ini.
Semoga bermanfaat! :)
Share:

11 comments:

  1. Bener banget, daripada sebar berita nggak jelas atau bikin status galau mulu macam yang nulis artikel ini. Mending optimasi aja medsosnya, bisa buat tujuan komersil.. Bisa juga buat tujuan kedepannya gimana, mau datang ketemu orangtua mu atau cukup sampai di sini saja...





    😂😂😂😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkkwkw... Insha allah tahun depan udah teroptimasi dengan baik ahh. :v

      Delete
  2. Aku juga merasakan ketidaknyamanan itu, padahal cuma beberapa media sosial yang aku pakai. Eheheh tapi satu medsos saja, kalau kita merasa terganggu ya hmm gimana.
    Amiinn buat ke beli rumahnya :')
    Kapan rini bisa ikut acara begini? Wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku kira hanya aku lho yg merasa. Tapi ternyata banyak. Huahhaa...
      Ayo ke Jkt aja, Mba Rin :p

      Delete
  3. Jadikan medsos nya bermanfaat bg org lain aj pokok e nuy

    ReplyDelete
  4. Ah kalo masalah konten terjadwal aku kurang nganu tuh. Nggak sempat dan idenya susah nonjol kalo dipaksain :(

    Mungkin emang aku kurang berbakat di bidang ini :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamu mah bakatnya kelola Techijau aja keknya :3

      Delete
  5. Mba Nuri, terima kasih banyak sudah hadi di acara ini ya :)

    ReplyDelete
  6. CNI MLM legendaris ini 😁 so far kalau saya nemuin konten2 memaki itu cuma di facebook. Kalau orang kenal2 banget, saya unfollow aja lah. Yg ga kenal temu muka mah babat unfriend aja 😂

    ReplyDelete
  7. Boleh gak ini di share via catfiz? Mumpung belum 'rusak' catfiz nya. Keren...

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya.
Jangan lupa tinggalkan komentarmu, ya..
Tiada kesan tanpa komentar yang kau tinggalkan. ^,^

Scroll To Top