Hanya Sebuah Diary ......

Sunday, 18 June 2017

Mudik Gratis Sido Muncul, Kegiatan Mulia yang Harus Tetap Terjaga

Minggu ke 4 ramadan, gak terasa dalam 7 hari kedepan kita sudah memasuki 1 syawal alias Lebaran Idul Fitri. Meskipun masih seminggu lagi, tapi hampir semua orang yang akan mudik sudah mulai sibuk mempersiapkan hari mudiknya. Kamu termasuk juga gak nih? 


Moment lebaran Idul Fitri memang menjadi saat yang dinanti-nanti untuk mudik, terkhusus untuk mereka, seorang perantauan yang menyambung hidup di kota orang. Berpisah dengan keluarga dan sanak saudara adalah hal yang tidak mengenakan. Makanya, berkunjung ke kampung halaman rasannya adalah sebuah keharusan.

Tapi gak bisa dipungkiri kalau gak semua orang atau perantauan itu bisa mudik ke kampung halaman sesuai yang mereka harapkan. Banyak diantara mereka yang terhalang biaya sampai akhirnya harus merasakan lebaran sendiri, jauh tanpa berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara.

Emang sih gak bisa dipungkiri kalau saat arus mudik tiba, hampir semua harga tiket dari segala transportasi  naik berkali-kali lipat. Harga yang biasanya standar saja, saat lebaran bisa berubah menjadi mahal, bahkan sangat mahal. Untuk kita yang mempunyai pekerjaan tetap, penghasilan yang cukup, ditambah dengan adanya Tunjangan Hari Raya, kenaikan harga tersebut mungkin tidak menjadi masalah. Tapi bagi mereka yang hidup dengan penghasilan pas-pasan, tentu hal ini menjadi suatu hal yang harus dipikirkan.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk sangat memahami bagaimana tidak enaknya merasakan lebaran tanpa keluarga dan sanak saudara di kampung halaman. Hingga pada akhirnya, mereka mengadakan kegiatan mulia dengan memberangkatkan para penjual jamu gendong untuk mudik gratis.

Alhamdulillah, Hari Jumat, 16 Juni 2017, aku diberi kesempatan untuk menjadi saksi dalam Jumpa Pers Mudik Gratis Sido Muncul yang dilanjut acara buka puasa bersama di Sentra Jamu Indonesia, kawasan Jakarta Barat.

Bapak Irwan Hidayat, selaku Direktur PT Sido Muncul menyampaikan bahwa keluarga besar Sido Muncul merasa bahwa bisa menyelenggarakan Mudik Gratis selama 28 kali ini adalah sebuah mukjizat.

Siapa sangka, Mudik Gratis Sido Muncul tahun ini ternyata sudah memasuki angka ke-28 kalinya, lho. Tahun ini, Sido Muncul memberangkatkan 15.000 pemudik dengan masing-masing tujuan kota yang berbeda. Sido Muncul menyiapkan ratusan bus untuk berangkat membawa para pemudik ke tujuh kota tujuan sepertKota Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjarnegara, Solo, Wonogiri dan Jogjakarta. 

Untuk pemudik yang tinggal di Jakarta, Sido Muncul menyiapkan 160 bus yang berangkat dari area Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah pada hari Sabtu, 17 Juni 2017. Sebelum para pemudik ini berangkat. ada acara pelepasan yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta: Bpk. DRS. H. Djarot Saiful Hidayat, M.S, Walikota DKI Jakarta, Direktur dan Sekretaris Jenderal  Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Kepala BPOM, sampai Direktur Utama PT Sido Muncul, Tbk, : Bpk. Jonatha Sofjan Hidayat dan Direkturnya PT Sido Muncul, Tbk, Bpk. Irwan Hidayat.

Gak cuma ada pemudik dari Jakarta aja, Sido Muncul menyiapkan bus yang berangkat dari Bandung, Tangerang, Cilegon, Serang, Cikampek, Bogor dan Cibinong juga.


Sebelumnya, 3 tahun pertama awal Mudik Gratis dilaksanakan, Sido Muncul mengadakan kegiatan ini dengan sederhana tanpa adanya acara pelepasan. Baru setelah itu acara pelepasan dilaksanakan sembari doa bersama untuk keselamatan pemudik sampai di kampung halamannya masing-masing.

Sido Muncul adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1951.
40 tahun kemudian, atau tepatnya pada tahun 1991, barulah kegiatan Mudik Gratis ini dipelopori. Semua berawal dari ide Bpk. Jonatha Sofjan Hidayat yang sekarang merupakan Direktur Utama Pt Sido Muncul. 

Kegiatan Mudik Gratis Sido Muncul pertama kali diikuti 1.200 pegadang jamu dengan 17 bus. Tetapi untuk sekarang, Mudik Gratis Sido Muncul memperluas peserta mudik untuk bisa diikuti juga oleh pegadang asongan dan Pembantu Rumah Tangga. Sejak kegiatan awal sampai sekarang, Sido Muncul telah memberangkatkan kurang lebih 332.400 pemudik yang terdiri dari penjual jamu, pedagang asongan, dan Pembantu Rumah Tangga. Keren banget, ya?

Sudah terbayang kan banyak sekali wajah-wajah bahagia yang bisa mudik  tanpa harus memikirkan biaya? Hal ini tentu aja membuat hati mereka senang, mengurangi beban dan menciptakan senyum kebahagiian saat Hari Raya Fitri :)

Ternyata Sido Muncul memang tidak hanya terfokus pada profit perusahaan saja, tapi juga memerhatikan kebahagiaan para pegadang jamunya. Termasuk juga pedagang asongan dan pembantu rumah tangga yang bisa menikmati kegiatan mudik bareng guyub rukun :)

Rasanya turut berbahagia sekali dengan adanya kegiatan Mudik Gratis ini. Semoga Sido Muncul tetap konsisten dan mau menjaga kegiatan Mulia ini dengan memberangkatkan mereka untuk Mudik Gratis hingga merasakan kebersamaan Idul Fitri bersama keluarga tercinta dan sanak saudaranya.

Share:

2 comments:

  1. Wah enak juga kalau bisa mudik gratis kayak gini ya, mungkin mulai merintis side job berdagang jamu Sido Muncul kali ya, biar ikutan tahun depan :)
    anyway thanks sudah sharing ya Nuri!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, pasti makin banyak dong yang mau ikutan mudik gratis ini.
      Emang lumayan bangetlah pokoknyaa

      Delete

Terima kasih atas kunjungannya.
Jangan lupa tinggalkan komentarmu, ya..
Tiada kesan tanpa komentar yang kau tinggalkan. ^,^

Scroll To Top