Tidak sebaik yang kau baca, Tidak pula seburuk yang kau pikirkan

Saturday, 4 November 2017

Menduniakan Jakarta di Mandiri Jakarta Marathon 2017

Pertama kali dilaksanakan pada tahun 2013, Mandiri Jakarta Marathon mendapat banyak respon positif dari berbagai penjuru dunia, termasuk masyarakat Indonesia. Apalagi warga DKI Jakarta yang menjadi "tuan rumah" dalam ajang bergengsi ini.

Gak hanya masyarakat biasa, dukungan ini juga diberikan dari berbagai pihak seperti pemerintah dan mitra kerja. Nah, hal inilah yang menjadi penyemangat penyelenggara untuk tetap konsisten melaksanakan Mandiri Jakarta Marathon setiap tahunnya. Sampai akhirnya, penyelenggara sepakat menentukan hari Minggu di akhir Oktober setiap tahunnya sebagai bulan Mandiri Jakarta Marathon, atau waktu pelaksanaan MJM.

Bukan hanya sekedar lomba lari terbesar di Indonesia, Mandiri Jakarta Marathon merupakan lomba marathon kelas dunia yang memang harus kita pertahankan. Dari sisi pariwisata, MJM juga sangat bagus untuk meningkatkan sport tourism.

Kenapa gitu?
Nah, karena para peserta akan berlari melewati landmark-landmark Jakarta seperti Monas, Kota Tua, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral dan beberapa titik lainnya. Dengan begini, tidak menutup kemungkinan mereka akan kembali ke lokasi tersebut untuk berwisata. Terlebih bagi para peserta dari luar negeri.


Oke, diinget ya, Gaes. Jangan sampai lupa apalagi ketinggalan pelaksanaan Mandiri Jakarta Marathon ini. Kemarin, H-1 bulan sebelum acara, banyak yang bertanya-tanya bagaimana cara ikutan MJM, namun ternyata pendaftaran sudah full dan ditutup, karena pendaftar sudah mencapai kuota.

Usut punya usut, ternyata pendaftaran MJM ini dibuka jauh sebelum pelaksanaannya. Yaitu sekitar awal atau pertengahan tahun. Makanya, buat kalian yang mau ikut, harus daftar berbulan-bulan sebelum acara H pada bulan Oktober, biar gak ketinggalan lagi :p

Bertempat di Silang Monas Barat Daya, hari Minggu, 29 Oktober 2017 Mandiri Jakarta Marathon 2017 resmi dilaksanakan. Meskipun tidak datang sebagai pelari, tapi aku sangat bahagia bisa berada di antara para peserta hihihi....

Tahun 2017 ini tercatat sebagai tahun ke-5 Mandiri Jakarta Marathon dilaksanakan. Antusias masyarakat pun semakin bertambah. Panitia MJM juga mengungkapkan bahwa peserta yang mendaftar meningkat dari tahun sebelumnya. Tahun ini, ada 16.000 pelari yang mendaftarkan diri, lho. Termasuk peserta dari 50 negara asing. Keren! Dengan mengusung tema Never Give Up, diharapkan bisa membangkitkan semangat para peserta untuk mencapai garis finish. 

Di Tahun ke-5 ini, Mandiri Jakarta Marathon memberikan layanan Live Streaming yang bisa kita lihat di MNC Sport. Makanya, meskipun gak bisa datang ke lokasi, kalian bisa tetap menyaksikan keseruan acara ini.

Dimulai pukul 05.00 WIB
Semangat para peserta sudah membara bahkan sebelum pertandingan lomba lari ini dimulai. Buktinya? Iya, mereka udah berkumpul di silang Monas pukul 02.00 dini hari. Mereka gak mau telat apalagi sampai ketinggalan start. Sebisa mungkin mereka menggunakan waktu itu untuk pemanasan sebelum berlari. Biar ototnya gak kaku, Gaes! :D

Sesi pertama lomba lari ini emang dimulai cukup pagi, yaitu pukul 05.00 WIB. Nah, yang pertama dilaksanakan adalah kategori yang paling jauh, yaitu Full Marathon dengan jarak lari 42,195 KM. Selang 10 menit kemudian, barulah peserta Half Marathon yang akan berlari 21 KM mulai berlomba.
Sayangnya, aku gak sempat mengikuti pelepasan 2 kategori pelari ini. Huhuhuh..

Tapi gapapa, deh. Pukul 05.25 WIB, aku masih dapat mengabadikan moment pelepasan kategori selanjutnya, yaitu jarak lari 10 KM, 5 KM, dan Maratoonz

Eh, apa itu Maratoonz?
Nah, Maratoonz ini adalah kategori lomba lari yang diperuntukkan bagi anak-anak diusia 5-7 tahun. Karena gak cuma orang dewasa aja yang suka berlomba lari, anak-anak pun suka. Dan kegiatan ini juga menjadi ajang perkenalan ke anak-anak mengenai olahraga marathon.

Dengan iringan musik dari DJ cantik yang ada di stage, moment keseruan MJM 2017 jadi berasa banget. Apalagi dengan Theme Song Mandiri Jakarta Marathon yang berjudul Kuberlari yang dibawakan oleh penyanyi cantik Alina. Lagu ini memang sengaja diciptakan Albert Juwono (Djoo) untuk pelaksanaan Mandiri Jakarta Marthon.


Selang 2 jam 21 menit setelah pelepasan Full Marathon, tibalah Anouar El Ghouz, pelari asal Morocco yang akhirnya menjadi pemenang pertama. Lalu disusul Geoffrey Kiprotich B. asal Kenya sebagai pemenang ke-2 dan Josphat Kiptanui Too asal Kenya sebagai pemenang ke-3.

Keberhasilan dan kesuksesan Mandiri Jakarta Marathon memang tidak terlepas dari dukungan dari berbagai pihak, terutama mitra kerja. Nah, sponsor utama dari MJM dan mitra kerja Asian Games, keseruan Mandiri Jakarta Marathon 2017 juga diselipkan oleh semaraknya sambutan Asian Games yang akan berlangsung tahun depan. Di Stage Bank Mandiri, para pengunjung dengan semangatkan menandatangani dukungan 1.818.818 Asian Games 2018. Berbagai kata-kata mutiara penyemangat dan dukungan pun ditulis para pengunjung disela-sela tandatangannya.


Asian Games 2018, Bank Mandiri juga ikut mendukung dan meramaikan ajang bergengsi ini dengan meluncurkan kartu debit dan kredit bertemakan Asian Games 2018. Desain nya yang lucu-lucu sangat menarik para pengunjung yang hadir, lho!


Berada di area Monas sering membuat kita takut kehabisan uang cash, karena lokasi mesin ATM yang sangat jarang dan jauh. Tapi di MJM 2017 ini, kita gak perlu khawatir. Ada Mobil Mesin ATM Bank Mandiri yang siap melayani pengambilan uang cash.


Tepat di deretan Mobil Mesin ATM, ada pula stand Bank Mandiri dengan berbagai pelayanan pembelian Emoney edisi khusus sampai Mandiri healty yang melayani pengecekan kadar gula darah.

Di sisi lain area Mandiri Jakarta Marathon 2017, para pelari juga dimanjakan dengan fasilitas pijat gratis dari Stand Pocari Sweat dan Salonpas lho. Gak ketinggalan Ice Pool, atau kolam air dingin untuk menyegarkan tubuh setelah berlari.


Peserta yang telah mencapai finish juga diberikan minuman Pocari Sweat dan Pisang Sunpride sebagai konsumsi yang baik setelah berlari. Juga medali Mandiri Jakarta Marathon 2017 sebagai bukti mereka telah mengikuti lomba lari terbesar di Indonesia ini. Uhuks

Peduli akan kemanusiaan, Mandiri Jakarta Marathon juga menyelipkan aksi sosial yang bertajuk Charity Run. Berlari sambil berbagi, aksi ini bekerjasama dengan komunitas Berlari Untuk Berbagi (BUB) yang merupakan komunitas pecinta lari dengan visi sosial untuk beramal sambil menyalurkan hobi lari. Salah satu tokoh aktif yang ikut dalam kegiatan ini adalah Pak Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Nah, beliau turut serta dalam Mandiri Jakarta Marathon ini.

Keseruan MJM 2017 berlansung cukup lama, yaitu dari pagi hingga siang. Meskipun banyak pelari yang tidak menjadi juara, mereka tetap bahagia dan merasa puas telah mengikuti ajang bergengsi ini. Jangankan mereka deh, aku aja yang bukan peserta ikut senang dan bahagia. Jadi ingin daftar juga jadi peserta di Mandiri Jakarta Marathon. Ya semoga tahun depan bisa ikutan, deh.

Kalau kamu mau ikutan juga, jangan sampai kelewat pendaftarannya, ya. Biasanya, pendaftaran ini dibuka pada awal tahun, atau sekitar bulan Maret.

Semoga berjumpa lagi di Mandiri Jakarta Marathon 2017!


Share:

1 comment:

Terima kasih atas kunjungannya.
Jangan lupa tinggalkan komentarmu, ya..
Tiada kesan tanpa komentar yang kau tinggalkan. ^,^

Scroll To Top