Waspadai Izin Akses Aplikasi

Jauh sebelum banyak aplikasi yang meminta akses untuk melihat/meninjau apa-apa yang ada diperangkat kita, aku sudah diingatkan oleh mas-mas blogger di sebelah.  Ya, dia selalu mengingatkan aku untuk hati-hati saat menggunakan aplikasi yang terpasang di smartphone atau HP yang aku miliki. Apalagi saat menggunakan aplikasi gratisan.  Salah-salah, bukannya kita beruntung menggunakan aplikasi tersebut, malah kita dirugikan karena pihak dari aplikasi tersebut "mencurangi" kita dengan mengakses data yang kita simpan/kita miliki dalam device smartpohone kita. Padahal, apa-apa yang tersimpan dalam device kita adalah sebuah privasi, milik kita pribadi.


Menurutmu gimana?  Pernah ada yang menasehatimu gitu juga ga?
Sekarang ini, hampir semua aplikasi meminta izin untuk mengakses apa-apa yang ada di dalam device kita. Misalnya meminta akses untuk kalender, akun google, SMS, telpn, Galeri Foto, Lokasi, Akun Socmed dan masih banyak lagi.

Sebenarnya sih, permintaan akses tersebut memang wajar kita terima. Tapi, permintaan akses itu harus sesuai dengan aplikasi yang meminta akses tersebut. Misalnya nih, kita memasang aplikasi editing photo, tentu pihak aplikasi tersebut akan meminta akses masuk ke Galeri Photo. Karena memang foto-foto tersebut kita gunakan untuk mengedit.

Yang patut kita curigai adalah jika muncul permintaan untuk mengakses lain-lain yang tidak ada hubungannya dengan editing. Misalnya nih, seperti saat mereka meminta akses akun Bank. Lho, buat apa? Toh, ini kan aplikasi foto? Makanya, Kita harus banget mengetahui alasan dan kegunaan jika aplikasi tersebut meminta akses masuk untuk mengambil/melihat data yang ada dalam device kita.
Paham kan, ya? 

Kenapa Kita Harus Mewaspadainya?
Sedia payung sebelum hujan. Jaga-jaga sebelum kejadian. Ini adalah salah satu bentuk kewaspadaan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dengan data yang kita miliki. Saat kita meng-IYA-kan untuk memberi izin pihak aplikasi tersebut mengakses data, ada banyak hal yang mungkin saja bisa terjadi. Makanya, kita perlu mewaspadainya dengan tidak asal mengizinkan pihak lain mengakses data yang kita miliki. Ingat, itu adalah Privasi!

Jika kita "terpaksa" harus mengizinkan aplikasi tersebut mengakses apa-apa yang ada dalam device kita, tentu kita harus mempertimbangkan segala resikonya. Jangan ketika terjadi apa-apa, kita menyalahkan satu pihak. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tentu kita harus melihat dari berbagai sudut pandang.

Mungkin kalian bisa intip postingan Akibat Tidak Membayar Utang Pinjaman Online

4 comments:

  1. Terima kasih ats informasinya, memang benar sebelum kita mengizinkan aplikasi tersebut harus kita baca dulu aplikasi tersebut meminta izin pada aplikasi yang berhubungan atau tidak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah bener. Soalnya kebanyakan dari kita asal mengizinkan aja. Harus diubah yang kayak gitu.

      Delete
  2. Kalau aku ingin instal kamu dihatiku, terus aku minta izin. Kamu mengizinkan tidak?

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya.
Jangan lupa tinggalkan komentarmu, ya..
Tiada kesan tanpa komentar yang kau tinggalkan. ^,^