Pesan Untuk Pencari Kerja- Kenali Lowongan Kerja Palsu

2020 dan kabar hal yang tidak kita inginkan gak hanya dari dunia kesehatan, tapi juga dari segi perekonomian dan dunia kerja. Banyak orang yang harus jadi korban "dirumahkan" sementara atau bahkan kena PHK yang akhirnya membuat mereka kehilangan pekerjaan dan penghasilan. 
 
Tapi satu hal yang harus kita tau, keadaan ini gak membuat lapangan pekerja tertutup rapat. Masih lumayan banyak kok perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan, karena akhir-akhir ini, aku melihat beberapa teman yang membagikan lowongan pekerjaan untuk berbagai posisi yang dibutuhkan di perusahaan tempatnya bekerja.

Begitupun di akun media sosial beberapa brand atau perusahaan yang aku ikuti, mereka membagikan Lowongan pekerjaan dengan berbagai posisi dan minimal pendidikan, mulai dari lulusan SMK hingga perguruan tinggi. Kriteria lowongan tersebut juga bervariatif. Ada yang harus berpengalaman, dan ada juga yang untuk fresh graduate

Makanya, kalau saat ini kamu belum mendapat pekerjaan atau kehilangan pekerjaan karena wabah Covid-19, jangan menyerah dan teruslah mencari info lapangan pekerjaan. Bisa dari keluarga, teman, media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, maupun situs lowongan pekerjaan.

Kalau ada yang bilang lowongan kerja banyak di Internet, itu memang benar. Tapi ingat lho, dalam mencari pekerjaan, kita harus tetap berhati-hati saat mengirim data lamaran tersebut. Banyak sekali lowongan pekerjaan palsu dan mencurigakan yang bisa merugikan kita. Jangan  asal melamar pekerjaan apalagi sampai terjebak di dalamnya.

Ciri-ciri Lowongan Kerja Palsu dan Mencurigakan
Satu hal yang harus selalu kita Ingat, timbal balik antara perusahaan dan karyawan itu harus seimbang. Perusahaan selalu mau diuntungkan dan gak akan mau "rugi". Kita patut curiga saat mendapat lowongan pekerjaan dengan berbagai macam hal menarik seperti:

1. Gaji Besar, Jobdesk Standar
Sering liat gak sih banyak yang membagikan lowongan pekerjaan dengan tawaran gaji besar nan menggiyurkan, padahal posisi atau jobdesk pekerjaannya standar? Nah, ini hal utama yang patut kita curigai. Inget, timbal balik antara perusahaan dan karyawan itu harus seimbang. Mana mungkin perusahaan mau menggaji besar karyawannya kalau jobdesk pekerjaannya aja biasa.

2. Mendapat Banyak Fasilitas nan menggiyurkan
Selain mendapat salary atau gaji bulanan yang besar, gak sedikit lowongan yang menjanjikan pekerjaan dengan beragam fasilitas yang kita dapatkan. Seperti mendapat mess atau tempat tinggal, kost di tanggung perusahaan, mendapat free makan, uang transport dan masih banyak lagi.

Beberapa perusahaan memang ada yang menanggung dan memberikan fasilitas khusus, tapi hanya perusahaan tertentu dan kebanyakan perusahaan besar ternama. Jadi, kita harus pintar membedakan apakah mungkin mendapat fasilitas tersebut, atau hanya iming-iming saja.
 
3. Diminta biaya administrasi/Registrasi
Ini yang paling umum dan banyak digunakan perusahaan "bodong" untuk mendapat keuntungan dari para pelamar kerja. Kita akan dimintai sejumlah uang tertentu dengan alasan untuk biaya administrasi. Nominalnya biasanya bervariatif juga lho. Ada yang uang "receh", puluhan ribu, hingga ratusan ribu dan juta. Kita kan kerja supaya dapet duit, ya. Eh, kok malah dimintain duit? Jan mau~

Namun, ada juga sih beberapa posisi pekerjaan yang saat kita melamar, kita akan dimintai sejumlah uang dengan alasan "lewat jalur khusus".  Ada yang benar (akhirnya) diterima bekerja, ada pula yang hanya tipuan semata.  

4. Email Perusahaan yang tidak valid
Mengirim surat lamaran pekerjaan saat ini gak harus langsung datang ke kantor. Kebanyakan udah menerima lamaran online dengan mengirimkan email ke perusahaan. Nah, (khusus untuk perusahaan besar atau ternama) sebelum mengirim lamaran tersebut, kita harus cek dulu apakah email tersebut sesuai atau tidak. Email tersebut biasanya bisa kita lihat dari website resminya.

Sebenarnya masih banyak hal yang perlu kita waspadai saat melihat informasi lowongan pekerjaan, tapi setidaknya 4 hal yang udah aku sebutkan di atas udah cukup mewakili lah, ya. Intinya kita harus pintar-pintar aja dalam mencari tau kebenaran dari informasi yang kita dapatkan.

Begitupun saat kita mendapat undangan interview kerja melalui telepon, sms, email maupun Whats App. Sebelum memenuhi penggilan interview tersebut, kita harus mencari tau banyak hal tentang perusahaan tersebut. 

Hati-hati dengan Undangan Interview
Beberapa hari lalu, ada seorang teman yang berdomisili Semarang mendapat email undangan interview di Jakarta dari sebuah perusahaan ternama. Setelah aku cek lampiran emailnya, undangan interview tersebut berbentuk PDF dengan detail ketentuan yang jelas namun mencurigakan.

Dalam undangan tersebut, dijelaskan bahwa mereka yang terpilih mengikuti interview akan ditanggung transportasi dan akomodasinya oleh perusahaan dengan sistem reimburst (dibayar sendiri, baru nanti diganti perusahaan). Namun, mereka wajib memesan/reservasi tiket pesawat dan hotel dengan menghubungi "Contact Person" yang tertera dalam undangan undangan tersebut. Jadi intinya, mereka harus memesan tiket pesawat dan hotel dengan uang pribadi. Nanti buktinya di berikan ke perusahaan dan perusahaan akan mengganti biaya/uang tersebut.

Nah, lho? Ini udah ngaco deh!
Yekali perusahaan mau nanggung biaya tiket dan penginapan pelamar kerja? Yang bener aja~

Kalau diliat sekilas, undangan interview ini benar detail dan resmi banget karena menggunakan kop surat perusahaan, logo, tandatangan, serta stempel atau cap. Tapi setelah aku cek lagi, ternyata editan dong . Dia menggunakan kop surat, logo, tandatangan dan stempel perusahaan (yang mungkin) dia dapat dari mbah google . wkwkwk. 

Nah, itu salah satu contoh undangan interview yang ngaco. Makanya kita harus hati-hati, apalagi kalau perusahaan besar. Mereka gak mungkin asal dalam merekrut karyawan. Step by step nya juga pasti gak mudah. Gak sedikit oknum yang memanfaatkan nama perusahaan besar untuk menipu.

Cari tau lebih jauh tentang Perusahaan Palsu atau Asli
Ketika sudah merasa mengirim lamaran ke perusahaan yang aman, ternyata ada aja oknum yang masih tipu tipu. Jadi ya kita harus hati-hati juga saat menerima panggilan interview. Untuk menghindari hal-hal yang gak kita inginkan, sebelum mendatangi undangan interview tersebut, Cek nama Perusahaan, lokasi alamat kantor, email dan website Perusahaan.

Hal yang selalu aku lakukan sebelum memenuhi undangan interview, aku selalu memanfaatkan Google untuk mencari tau lebih jauh tentang perusahaan tersebut.

Pertama, Biasanya aku mencari dari namanya terlebih dahulu. PT AXZ misalnya. Setelah itu akan keluar berbagai informasi. Kalau gak ada review/berita aneh-aneh. Aku lanjut mencari dari alamat.

Kedua, Ketik di Google alamat kantor tersebut. Misalnya, AZF Tower lantai sekian. Biasanya ini manjur juga. Nitijen suka membagikan pengalaman mereka dengan detail di media sosial yang bisa kita temukan saat mencarinya di Google. Alamat lowongan kerja penipuan pun biasanya sudah ada.

Ketiga, email dan website perusahaan. Biasanya ini berlaku untuk perusahaan besar ternama. Misalnya kayak PT Mayora Indah Tbk. Ketika kita mendapat undangan interview dari PT tersebut, dan alamat emailnya menggunakan email domain, kita harus pastikan lagi kalau email itu valid.

Nah, kejadian temenku, dia diundang interview PT Mayora Indah Tbk. dengan email pengirimnya menggunakan email domain berakhiran @mayora.co.id . Setelah aku cek dan teliti lagi, ternyata website asli mereka adalah mayora.com yang berarti email domain yang digunakan harus berakhiran @mayora.com. Ini hal kecil yang kadang luput dari pengetahuan kita nih.

Email perusahaan yang Valid biasanya memang menggunakan email domain dari website yang mereka miliki. Nah, kita jangan sampai terkecoh dengan email bohongan yang dibuat para pelaku tak bertanggung jawab. Perbedaan .com dengan .co.id ini kadang mengecoh banget. Terlihat seolah benar, padahal jelas salah.

Pesan Untuk Pencari Kerja. Mulai sekarang, yuk kenali ciri-ciri lowongan kerja palsu dan amati nama perusahaan palsu. Jangan sampai kita terjebak di dalamnya. Dan untuk kalian yang belum mendapat pekerjaan, semoga cepat dapat kerja dan penghasilan, ya. Aamiin!

2 comments:

Terima kasih atas kunjungannya.
Jangan lupa tinggalkan komentarmu, ya..
Tiada kesan tanpa komentar yang kau tinggalkan. ^,^